Skip to main content

follow us

Cara Bahagia Versi Abu Turab Al-Maraghi

Kebahagiaan adalah hasil dari upaya anda dalam melakukan kebenaran dan kebaikan. Keyakinan yang dibenarkan hati mendorong untuk bekerja seperti keyakinan itu. Saat ia mencintainya dan ingin orang lain memeluk seperti yang diyakininya ternyata besar sekali dampaknya ke dalam hati. Kebahagiaan langsung menyelimuti hati dengan sangat merata.

Perbuatan-perbuatan yang dilakukan berdasarkan sebuah keyakinan terhadap suatu kebenaran disebut kebaikan.

Perasaan umum setiap manusia seperti itu kiranya. Namun anda tidak boleh berhenti sampai di sini. Kalau anda belum paham bagaimana cara agama Islam memberikan solusi pasti anda rugi. 

Ukuran Paling Tepat Sebuah Kebenaran dan Kebaikan 

Di zaman modern sekarang ini, kebebasan menjadi bahasa yang magis dan tidak boleh diganggu gugat. 

Setiap orang bebas menentukan pilihan. Pilihan ada di tangan masing-masing. Ruang untuk memberi advice dan saran dipersempit. Orang boleh melakukan apapun yang diinginkannya.

Absurditas dan Chaos

Dalam sebuah pertandingan selalu terpampang slogan fair play.  Artinya permainan yang jujur. 

Apa yang dijadikan kriteria? 

Harus ada acuan. Maka pertandingan apapun mesti ada aturan, rambu, norma. Makanya sebelum pertandingan selalu disusun aturan dan sosialisasi dalam sebuah technical meeting.

Dalam dunia nyata, ada orang berzina apakah dibiarkan. Lalu saat ia mau dihukum begitu saja dilepaskan? Tidak bisa. Meskipun ia kasihan tetap hukum wajib ditegakkan.

Syaratnya dengan hukum apa? 

Islam memberikan solusi agar berhukum dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Ini adalah hukum yang adil. Ia bukan buatan manusia. Bukan ciptaan Rasulullah. Cara bukan pula disusun oleh ahli fiqih.  Secara hakiki ia adalah hukum Allah. 

Maka hukum yang seperti ini tentu tidak akan pilih kasih, tebang pilih, tidak tendensius, tidak sentimen, semua manusia akan sama dihadapkannya.

Kalau anda tidak mau sepakat maka akan terjadi kebingungan dan kesemrawutan. Yang ini ingin berhukum dengan hukum yang ini karena mungkin sangat menguntungkan. Kelompok lain malah memilih hukum lain yang bertentangan dengan hukum kelompok pertama. 

Kebahagiaan Sejati

Kita mesti mencari kebahagiaan sejati. Anda bisa memulainya dengan yang paling dekat dengan anda. Anda punya hati maka fokuskanlah ia untuk selalu mengingat Allah.

Anda punya lisan maka gunakanlah untuk bersyukur, berdzikir, membaca Al-Qur'an, menyampaikan agama, cara menasihati, tidak mengumpat dan membicarakan aib orang lain. 

Mulailah dengan kebaikan yang mudah anda kerjakan, yang murah biayanya, yang enteng dilakukannya. Kemudian secara kontinyu anda mulai bersedekah kecil-kecilan lalu lebih besar lagi, cara lebih besar lagi, lagi, lagi, dan lagi.

MASJID VS KERAJAAN

📚✨📚✨📚✨📚✨📚✨📚✨

Abu Turab Al Maraghi rahimahullah (492 H) berkata ;

وَاللَّهِ لَجُلُوسُ سَاعَةٍ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ عَلَى رَاحَةِ الْقَلْبِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ مُلْكِ الْعِرَاقَيْنِ، وَتَعلِيمُ مَسْأَلَةٍ لِطَالِبٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ مُلْكِ الثَّقَلَيْنِ.

“Demi Allah, sungguh duduk sesaat di masjid ini dalam keadaan hati tenteram, lebih aku cintai daripada kerajaan dua Iraq (Bashrah dan Kufah). Dan mengajarkan sebuah masalah agama kepada seorang penuntut ilmu lebih aku cintai daripada kerajaan manusia dan jin.” 

(Al Bidayah Wan Nihayah: 12/157). 

📚✨📚✨📚✨📚✨📚✨📚✨

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar