Skip to main content

follow us

Added Value Memiliki Anak yang Soleh

Sahabat, semoga Allah memberikan keteguhan iman kepada kita agar bisa menjalankan agam-Nya dan sunnah Tasul-Nya. 

Makhluk hidup dititpkan naluri untuk berkembangbiak. Jangankan manusia bahkan semutpun memiliki naluri yang sama. 



Apa beda di antara manusia dan makhluk lain? 

Manusia selain diberi naluri juga mendapatkan anugerah akal. Maka manusia yang berakal diberikan aturan dalam menjalankan hidupnya. 

Bagaimana Perbedaan Muslim dengan Selainnya? 

Muslim menjalankan hidupnya dengan aturan islam kecuali yang tidak mau. Maka ada nilai tambah yang melebihi nilai-nilai yang ditetapkan manusia. 

Saat seorang muslim menikah maka ia mesti sadar bahwa agama telah mengatur prosesnya. Goalnya jelas, mencari rido Allah SWT. 

Bila kemudian ia mendambakan seorang anak maka nilainya bertambah. Ia bukan hanya menjadi pemenuhan naluri semata namun ada nilai yang ditambahkan di dalamnya.

Sebuah Kisah

Nabi Zakariya mengharapkan keturunan dengan nilai tambah keturunannya menjadi penerus dalam menyiarkan agama Allah SWT. 

Sikap Muslim

Kaum muslimin, makaseharusnya mengambil contoh dari Nabi Zakariya. Saat ia menginginkan lahirnya seorang anak dari rahim istrinya maka ia sertakan cita-cita mulia yang menjadi tambahan nilai untuk anaknya. 

Proses Terbaik Mendapatkannya 

Islam sangat baik sekali mengajarkan kepada kita bagaimana menghasilkan generasi unggul yang siap mengemban tugas agama. 

"Siapkanlah anakmu sejak 25 tahun sebelumnya." 

Kata-kata ini sangat baik dan maksudnya mengena. Agar punya anak soleh maka calon bapa dan ibu mesti mampu membangun dirinya secara lahir dan batin menuju kwalitas terbaik sebagai muslim yang soleh dan muslimah yang solehah. 

Itu terus terjadi prosesnya hingga menjelang memilih pasangan. Rasulullah memberikan tuntunan agar yang pertama jadi kriteria adalah soal agamanya, maka baru yang lain menyusul.

╔═══════════════ ❒❒●❒❒
- AYAT HARI INI🔹●●●●●━━━━━┛
 ❒━━━━━━━━━━┛

وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ

(Dan) ingatlah kisah (Zakaria) tatkala ia menyeru Rabbnya : "Ya Rabbku ! Janganlah eng-Kau membiarkan aku hidup seorang diri dan eng-Kaulah Waris Yang Paling Baik.

[QS. Al Anbiyaa : 89]

__🍒

Hadirin yang berbahagia!

Mari kita selalu berupaya mendidik diri kita dan keluarga agar menjadi orang-orang yang baik secara kwalitas. 

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar