Wajah Buruk Kepemimpinan Kaum Kafir

Islam mengajarkan kepemimpinan yang adil menurut agama yang diridoi oleh Allah demi kebaikan manusia dan alam semesta.

Saat orang Islam berkuasa maka keadilan tegak dengan sebenarnya. Dalam Islam tidak ada beda antara seorang yang terpandang dengan orang biasa.

Sebelum Saad bin Abi Waqqah diutus sebagai gubernur di Persia, negara ini dipimpin oleh pemimpin yang zalim terhadap rakyatnya. Meskipun rakyatnya taat kepadanya namun dalam hati mereka membencinya.

Kemudian Saad memimpin negeri itu, maka keadilan ditegakkan. Kesederhanaan saad dan kebaikannya abadi tercatat dalam sejarah bangsa persia hingga nanti.

Coba anda renungkan ungkapan berikut ini:

بــــــــــــــسم اللّــــــــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم

┏ ✹✹━━━━━━━━━━━━━━━━
QUOTES OF THE DAY 🔵════╝


------------------------------------📄
 ___________________________

❝ Orang-orang kafir itu di saat mereka sedikit dan dalam posisi dipimpin, mereka akan mengumbar kata cinta dan kasih. Tapi di saat mereka banyak dan dalam posisi memimpin, mereka tak akan ragu menindas, bahkan nyawa umat islam tak ada harganya bagi mereka ❞ 
(Shalahuddin Al Ayyubi). 


Pernyataan di atas diungkapkan oleh pemimpin kaum muslimin yang soleh. Ia tidak pernah sekali pun ketinggalan shalat Tahajjud, bahkan ia mensyaratkannya untuk para komandan perangnya. Ia yang telah bergaul dengan kaum non muslim dan yang paling tahu dengan sifat-sifat mereka. Kita tidak bisa mengabaikan pernyataannya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Wajah Buruk Kepemimpinan Kaum Kafir"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel