Skip to main content

follow us

Upaya Paling Cepat Meraih Kebahagiaan

Upaya Paling Cepat Meraih Kebahagiaan

Siapa orang yang tidak mau bahagia? Semua orang tidak ada yang mau menderita.

Saya mendengar cerita seorang teman tentang buku paling laris. Ternyata dari waktu ke waktu masalah yang paling banyak diperbincangkan adalah:
  • Soal mengatasi kegalauan dan teman-temannya. Seperti yang banyak anda lihat di media sosial, masalah paling berat yang melanda manusia jaman now adalah masalah ini.
  • Masalah kesulitanbekonomi menempati daftar teratas yang paling banyak dibahas. Padahal seperti dikatakan banyak pakar bahwa ini adalah pantulan dari masalah akidah semata.
  • Masalah keluarga adalah masalah yang tidak berhemti dibahas. Bagaimana cara agar anak tidak nakal dan suami tidak selingkuh.
Banyak yang menyangka bahwa ia akan bahagia kalau plesiran keliling dunia. Namun banyak fakta yang menyebutkan bahwa yang melakukannya kembali mengalami stressing berat setealah ia kembali.

Kalau ia tahu bahwa ketenangan ada dalam amal agama maka ia tidak perlu repot-repot melakukan semua itu. Karena ketenangan sudah hadir dalam jiwanya.

Jangan Dilupakan

Satu lagi yang tidak boleh anda lewatkan kalau anda mau bahagia. Bahagiakanlah orang lain. Mulailah dari yang paling dekat. Orang tua ada di urutan pertama.

Saat melakukannya akannada aura positif yang melapangkannhati anda dan menyenangkannya. Anda akan semakin mudah tersenyum dan diajak bicara.



------------------------------------📄

Asy Syaikh Abdurrahman As Sa'di rahimahullahu berkata ;

ومن الأسباب التي تُزيل الهم والغم والقلق: الإحسان إلى الخلق بالقول والفعل.


❝ Termasuk sebab-sebab yang menghilangkan kesedihan, kecemasan dan kegalauan adalah : Berbuat baik kepada orang lain dengan ucapan dan perbuatan ❞
(Al Wasailul Mufidah Lil Hayatis Sa'idah halaman 5)

-----------✨

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar