Skip to main content

follow us

Kewajiban Seorang Muslim aKepada Dirinya Sendiri

"Seorang Muslim tidak boleh merasa aman dari tergelincirnya Keimanan."

Ustadz Anwar Ansori Mahdum

________________⛲

Hadirin yang berbahagia!

Mari kita bersyukur kepada Allah atas tertancapnya iman di dalam jiwa kita, dan Allah menjadikannya sebagai sesuatu yang paling kita cintai.

Saudara sekalian!

Orang jawa pada zaman dahulu selaku membawa keris yang menyimbolkan kewaspadaan. Sejumlah kalangan budayawan Islam mereka menyebut bahwa itu diadopsi dari ajaran taqwa kepada Allah.

Sikap seorang muslim adalah selalu siaga, waspada, dan siap sedia dalam memperjuangkan dirinya agar selalu ada dalam lingkaran orang-orang yang beriman kepada Allah SWT.

Sikap ini disebut taqwa. Orang yang waspada maka ia tidaka akan lengah. Apapun langkah-langkah dan gerak-gerik musuh selalu diawasinya. Ia dalam kondisi genting karena musuhnya sama sekaki tidak mau meninggalkannya dalam keadaan tenang-tenang saja.

Maka ia menambah keyakinannya dengan mencari ilmu yang benar yentang imannya. Ia berupaya memahami keinginan nafsu yang ada pada dirinya. Ia tidak merasa aman dengan dirinya. Karena siapa tahu yang menjadi penyebab kegagalan bukan orang lain tapi dirinya.

Hadirin!

Sikap seperti ini akan melahirkan kemajuan. Imannya kemudian menguat seiring dengan mujahadahnya. Memikirkan dan menimbang keimanan sendiri selalu menjadi agenda wajib yang tanpa henti.

Saudaraku sekali!

Demikianlah beberapa hal yang saya sampaikan secara singkat yang berkaitan dengan menguatkan iman.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar