Skip to main content

follow us

Cara Bertaubat yang Benar Menurut Ibrahim bin Adham

Siapa yang tidak kenal Ibrahim bin Adham?
Ia adalah orang yang kata-katanya banyak dikutip orang.
Kekuatannya pada tafakkur atas kehidupan dalam Islam.
Ia adalah guru makrifat yang termasyhur.

Para guru yang mulia telah banyak meriwayatkan darinya.
Kata-kata mutiara banyak ditulis oleh kalangan ulama.
Maka kami tidak mau ketinggalan dalam perayaan ini.
Meskipun hanya sebaris kata kami inginkan bergabung bersama.

Cara Bertaubat yang Benar Menurut Ibrahim bin Adham


Tentang cara bertaubat agar terjaga ruhnya Ibrahim bin Adham berkata:

مَنْ أَرَادَ التَّوْبَةَ فَلْيَخْرُجْ مِنَ الْمَظالِمِ،
وَلْيَدَعْ مُخَالَطَ مَنْ كَانَ يُخالِطُهُ،
وَإِلاَّ لَمْ يَنَلْ مَا يُرِيْدُ.
"Barang siapa yang ingin bertaubat hendaknya dia keluar dari kubangan kegelapan, dan tinggalkanlah pergaulan dengan orang-orang yang bergaul dengan kegelapan itu, jika tidak niscaya dia tidak akan mencapai yang diinginkannya."

Bukan Perpisahan Kalau Akhirnya Bahagia yang Hakiki

Sesungguhnya berat berpisah dengan kebiasaan yang selama ini menemani sepanjang waktu.
Bukan hal yang mudah pula memisahkan diri dengan kawan seiring sejalan.
Saat ingin menempuh pertaubatan semua itu wajib dilakukan.

Dalam tahapan ini anda mesti mendahulukan diri anda sendiri.
Jangan biarkan yang lain mempengaruhi tekad anda.
Ada masanya nanti pohon kecil akan berbuah setelah akarnya tertancap dalam.

Perubahan seseorang mesti ditopang banyak hal.
Yang paling penting adalah jiwanya yang mau berubah.
Namun dia mesti mewaspadai teman-temannya.
Pengaruh teman bahkan lebih besar.

Bila akar iman anda dinilai belum kuat.
Sebaiknya anda memilih pergi sebentar untuk kembali.
Nanti datang lagi dengan iman yang kokoh.
Kemudian anda mengajak mereka dengan ilmu.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar