Skip to main content

follow us

Adab Bersedekah yang Tidak Boleh Dilupakan

Sedekah berasalah dari kata yang terdiri dari huruf shad dal dan qaf. Secara bahasa ini berati kejujuran, pemberian yang menyenangkan, dan persaksian.

Orang yang bersedekah adalah orang yang jujur terhadap diri dan hartanya. Ia menyadari sejujurnya bahwa ia membutuhkan pihak lain dalam hidupnya.

Bersedekah adalah menyenabgkan hati orang lain. Ia menerima kenikmatan saat bersedekah karena yang memberi lebih bahagia dari yang menerima.

Bukti akan keimanan adalah sedekah dan mati syahid. Ia lebih percaya kepada janji Allah dan yang ada padanya dari pada yang ada di tangan manusia.

Orang yang bersedekah adalah orang yang qanaah. Ia ingin hatinya tidak tersentuh oleh godaan harta. Ia ingin harta menjadi sarana meraih ridho Allah SWT.

Maka saat bersedekah ia tidak mau menyakiti dan merendahkan siapapun. Kadang-kadang ia mengatakan "Saya pinjamkan" dari pada "Saya kasih".

Menyebut-nyebut sedekahnya adalah pantangan. Sedekah adalah membuang kotoran yang tidak perlu diingat dan dikenang lagi. Ia percaya bahwa yang disisi Allah akan abadi dan saatnya nanti ia akan melihat catatannya.

Maka Allah berfirman:


 ۞ قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَآ أَذًى ۗ وَٱللَّهُ غَنِىٌّ حَلِيمٌ

°Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Mahakaya, Maha Penyantun.°
[QS. Al Baqarah : 263]

---------------- 🍒

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar