Hari Bahagia dengan Hamdalah

Kapan terakhir anda merasa sangat bahagia? Kemarin, seminggu yang llu, atau kapan?

Apa tanda-tanda seorang yangvsedang bahagia?

Penuh senyuman
Jalan tegak
Muka cerah
Terlihat percaya diri
Mata berbinar
Wangi
Rapi
...
Apalagi?

Memang kalau orang sedang bahagia terlihat dari semua yang tertulis di atas. DAN JANGAN SALAH orang yang bahagia itu akan lapang dada. Bukankah ini benat dan anda berani mengatakan ya?

Orang yang hatinya lapang bisa merasakan antara lain, tidak cepat marah, mudah menerima kehadiran orang lain, cenderung mengabaikannhal-hal kecil semisal gangguan-gangguan kecil, tidak buruk sangka, pikirannya selalu postif, dan seterusnya.

Sekali lagi anda sukarela menjawab ya tanpa ragu. Jelas anda yakin karena ini pengalaman anda sendiri.

Kali ini kita berbicara soal bacaan HAMDALAH. Soal keutamaannya tentu sudah banyaknanda dengar.

Saya ingin mengambil cara lain untuk menyampaikan kedahsyatan bacaan hamdalah ini. Semua yangvditulisbadalah kisah nyata dan merupakan bagian yang mewakili perasaan yangbpaling dalam.

Beberapa hari lalu, sekitar 4 hari sebelum tulisan ini saya tulis, tepatnya di hari Sabtu.

Sepanjang jalan saya melapalkan bacaan Hamdalah ini. Saya renungkan nikmat-nikmat Allah yang telah saya rasakan dan sampai kini nikmat itu terus membersamai saya.

Lama-lama  saya merasakan anghota tubuh saya yangbtadinya sudah merasakan kelelahan mendadak memiliki energi baru.

Energi apa yang saya maksud?

Saya merasakan pikiran-pikiran positif terus hadir mengisi otak. Perasaan saya pun semain baik.

Ini sepenggal kisah yang saya bagikan. Saya berharap anda pun merasakan kesyahduan yang sama seperti yang sayabrasakan bahkan lebih dalam lagi.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Hari Bahagia dengan Hamdalah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel