Obat Yang Dapat Digunakan Dan Tidak Membatalkan Puasa, Oleh Muhammad Bahrul Fauzi

Obat Yang Dapat Digunakan Dan Tidak Membatalkan Puasa
Ada banyak hal dan perspektif baru dalam hal berpuasa. Aktivitas ini bisa dipandang dari berbagai perspektif. Keilmuwan tentang berpuasa dan khasiat-khasiatnya semakin maju dan dikenal di duni.

Termasuk yang populer tentang puasa adalah kaitannya dengan permasalahan kesehatan tubuh. Tentu saja ini sangat logis dan sangat masuk akal. Oleh karena itu maka semua yang berkaitan dengan puasa mesti diperhatikan.

Dalam kaitan ini kami membawakan sebuah catatan dari Muhammad Bahrul Fauzi tentang tema ini. Cukup menarik dan anda mesti menyimak ini. Dalam beberapa hal ulasan singkat ini memiliki kelebihan.

Obat Yang Dapat Digunakan Dan Tidak Membatalkan Puasa

Oleh: Muhammad Bahrul Fauzi


Assalamu'alaikum Wr. Wb
Dalam proses puasa tentunya kita tidak diperkenankan untuk makan dan minum juga tentunya mengkonsumsi obat ketika kita merasakan sakit pada badan kita.
Tapi tidak menutup kemungkinan juga masih ada obat yang bisa kita gunakan ketika kita merasa sakit dan tidak membatalkan puasa, simak berikut ini:
1. Suntik
Perlu diketahui suntikan ada tiga jenis:
a.suntikan melalui kulit(Intra cutan) misalnya suntikan Insulin.
b.suntikan melalui otot(Intra muscular) misalnya suntik antihistamin dan beberapa vaksinasi.
c.suntikan melalui pembuluh darah (intra vena) misalnya antinyeri, infus dan vitaminBerdasarkan yang materi disuntik ada dua jenis:
a.suntikan bukan makanan misalnya antinyeri dan antihistamin.
b.suntikan yang mengandung makanan misalnya suntikan glukosa atau infus elektrolit.
Mari kita bahas satu per satu.
a.suntikan melalui kulit (Intra cutan)Suntikan melalui kulitTIDAKmembatalkan puasa, karena tidak ada saluran khusus ke organ pencernaan atau tidak menimbulkan energi dan tidak mengeyangkan.
DR. Ahmad bin Muhammad Al-Khalilhafidzahullahberkata,
أن علة التفطير ليست وصول الشيء إلى الجوف من المنفذ المعتاد، بل حصولما يتقوى به الجسم ويتغذى
“Alasan membatalkan bukanlah semaat-mata sampainya sesuatu (makanan) menuju lambung (saluran pencernaan) akan tetapi bisa menguatkan badan dan mengeyangkan (menghasilkan tenaga).”
Jadi suntikan melalui kulit tidak membatalkan puasa.
b.suntikan melalui otot (Intra muscular)Ini jugaTIDAKmembatalkan puasa karena sama dengan suntikan melalui kulit, yaitu tidak tidak ada saluran khusus ke organ pencernaan atau tidak menimbulkan energi dan tidak mengeyangkan.
Syaikh Shalih AL-Fauzanhafidzahullahberkata,
، أما إذا كانت الإبرة في العضل وليست في الوريد فهذه لعلها لا تفطر
“adapun suntikan pada otot, bukan pada pembuluh darah maka semoga tidak membatalkan puasa.”
c.suntikan melalui pembuluh darah (intra vena)
Maka ini dirinci:
a.suntikan yang mengandung bahan makanan misalnya suntik vitamin C dan suntik infus,  ini MEMBATALKAN puasa.
b. suntikan yang tidak  mengandung bahan makanan misalnya suntik antinyeri dan antihistamin, ini TIDAKMEMBATALKAN puasa.
2. Tetes mata
Tetes mata tidaklah membatalkan puasa karena yang masuk kedalam celah mata hanya sedikit dan itupun tidak akan masuk kedalam kerongkongan jadi tetes mata itu tidaklah membatalkan puasa.
3. INHALER dan NEBULIZER
Bagi yang kenal dengan penyakit ashma pasti sudah tidak asing lagi dengan obat itu, berikut perinciannya:
a. MDI (Metered Dose Inhaler)  dan DPI (Dry Powder Inhalers) berupa batangan kemudian diisap lewat mulut.
b. nebulizer yaitu perangkat yang berisi obat cair yang berubah menjadi kabut halus dan mudah terhirup ke dalam saluran udara dan paru-paru.  (ini yang di sebut orang awam, dikasi “uap”,pent).
Alasanya karena kandungan yang berada dalam obat ini berupa gas dan tidak akan masuk kedalam lambung, dan jikalaupun masuk maka kandungannya sangatlah sedikit yang berarti masuk kedalam udzur berpuasa sebagai mana mestinya berkumur
Mungkin hanya itu yang dapat kita bahas untuk info lebih banyak kita bisa menggali dengan teknologi yang kita punya dan kita gunakan.
Wassalamualaikum Wr. Wb

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Obat Yang Dapat Digunakan Dan Tidak Membatalkan Puasa, Oleh Muhammad Bahrul Fauzi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel