Skip to main content

follow us

Puasa Tanpa Lemas dan Lesu, Memang Bisa?

Kata siapa puasa harus menyebabkan lemas dan lesu. Justru puasa ini harus bisa mempertahankan bahkan meningkatkan produktivitas. Begitulah dari dulu orang-orang soleh memberikan tauladan kepada kita.

Di zaman sekarang pun tidak sedikit kita menyaksikan petinju yang bertanding sambil puasa. Kelihatannya ia baik-baik saja. Anda tahu bukan siapa yang kami maksudkan. Tapi ini benar bahkan termasuk anda merasakan hal yang sama.

Baca juga What is The Meaning of Ramadhan Mubarak?

Puasa Tanpa Lemas dan Lesu, Memang Bisa?
Puasa Tanpa Lemas dan Lesu, Memang Bisa?
Yang kita alami bersama adalah lemas dan lesu itu terjadi di awal-awak kita berpuasa. Mungkin sebelumnya kita tidak rajin berpuasa sehingga ketika masuk Ramadhan malah kondisi tubuh drop. Namun itu hanya 3 sampai 4 hari saja dan selanjutnya tubuh telah beradaptasi.

Berpuasa tidak boleh membuat kita lemas atau malah sakit. Justru kajian ilmiah mutakhir menyebutkan bahwa berpuasa itu bagus untuk kesehatan. Puasa dapat menjadi detoksifikasi dari racun-racun di dalam tubuh dengan baik.

Selain itu, dalam Islam ada lebihnya. Selain bagus dari segi kesehatan juga kesehariannya harus diisi dengan ibadah. Keteraturan dan disiplin terhadap waktu tentu sangat positif ntuk gaya hidup sehat dan maju.

Maka agar tidak lemas dan lesu persiapkan niat yang baik dan kuat lalu berikanlah asupan makanan yang sesuai dengan arahan dokter. Ilmu pengetahuan modern dalam bidang kedokteran dan kesehatan harus kita pergunakan sebaik-baiknya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar