Skip to main content

follow us

Contoh Artikel Keren tentang Spirit Ramadhan dan Komentar Terbaik

Ramadhan tahu ini akan lebih semarak dengan amal-amal ibadah yang super hebat dan pengendalian diri yang super ketat. Ancang-ancang untuk kembali mewarnai Ramadhan dengan amal ibadah sudah dimulai sejak kesedihan ditinggalkab bulan Ramadhan di tahun yang lalu.

Menjaga Spirit Ramadhan sangat diperlukan. Karena Ramadhan bukan waktu coba-coba. Ini adalah camp prndidikan dan latihan yang serius. Setelah berada di luar Ramadhan maka seseorang harus membawa jiwa dan corp Ramadhan dalam kehidupan 11 bulan berikutnya.

Dalam tulisan ini kami sertakan sejumlah petikan dari berbagai artikel keren tentang menjaga dan mempertahankan Sipit Ramadhan.

Ini adalah Posting dari Hizbu At-Tahrir Indonesia:

Adapun urgensitas menjaga dan memelihara spirit Ramadhan tampak pada poin-poin berikut ini:

1. Ketakwaan merupakan perkara asasi yang mendorong kaum Muslim untuk taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya akan mendorong kaum Muslim untuk tunduk dan patuh kepada hukum Allah SWT.

2. Ketakwaan adalah api yang akan menyalakan kesadaran untuk memperjuangkan tegaknya hukum-hukum Allah SWT di tengah-tengah kehidupan individu, masyarakat dan negara, melalui perjuangan menegakkan kembali Khilafah Islamiyah. Iman dan takwa pula yang akan memompa semangat kaum Muslim untuk berjuang melenyapkan semua bentuk kenyakinan, pemikiran, paham, sistem dan adat-istiadat yang bertentangan dengan akidah dan syariah Islam.

3. Ketakwaan dan ukhuwah adalah faktor utama yang akan mendorong umat Islam untuk mewujudkan persaudaran dan kesatuan hakiki yang diikat kalimat La ilaha illa al-Allah Muhammad Rasulullah. Persaudaraan hakiki inilah yang akan mendorong seorang Muslim untuk ihtimam bi amr al-Muslimin (peduli terhadap urusan kaum Muslim), membela saudaranya-saudaranya Muslim dalam kebenaran serta membebaskan mereka dari semua bentuk penindasan, pendzaliman, dan penjajahan.

Demikian petikan Sipit Ramadhan yang dikemukakan oleh penulis pada website Hizb At-Tahrir Indonesia. Menjaga dan mempertahankan Spirit Ramadhan harus tampak dalam pengamalan Islam secara menyeluruh. Tidak hanya aspeka ibadah namun juga aspek-aspek yang lainnya.

Selanjutnya ada petikan Artikel Bapak Naharus Surur yang dimuat dalam Republika Online berikut ini:

Apakah semangat ibadah ini hanya bisa dilakukan dengan mudahnya hanya pada bulan Ramadhan? Ternyata tidak, karena Allah menyiapkan waktu sepanjang masa ini untuk digunakan beribadah kepada-Nya, kapan pun dan di mana pun. Sangatlah salah orang yang beranggapan seperti itu.

Kedua, semangat berdisiplin dalam menjalankan semua aktivitas. Ini terkait dengan berbagai aktivitas, baik yang terkait dengan ibadah mahdah mau pun ibadah ghaira mahdah (muamalah). Selama Ramadhan terbiasa berdisiplin dengan tak melanggar hal-hal yang membatalkan puasa. Nilai-nilai positif ini harus mampu diterapkan dalam kehidupan nyata selama setahun ke depan.

Ketiga, semangat berbagi harus mampu dilakukan tidak hanya selama Ramadhan, tetapi harus mampu diterapkan sepanjang tahun. Karena, berbagi harus menjadi bagian dari kehidupan kaum mukmin sepanjang tahun, bukan kebiasaan tahunan, terutama saat bulan Ramadhan saja. Kaum dhuafa selalu ada sepanjang tahun sehingga membutuhkan kepedulian dari para aghniya sepanjang waktu pula.

Keempat, semangat bersilaturahim yang selama Ramadhan dilakukan dengan intens melalui berbagai aktivitas, seperti buka bersama yang dilakukan oleh semua kalangan, baik oleh individu maupun organisasi. Juga aktivitas lain, seperti tarawih, tadarus, ataupun sahur bersama. Inilah spirit Ramadhan yang harus mampu kita aplikasikan sepanjang tahun. Wallahu a’lam.

Demikian artikel Naharus Surur yang membahagiakan. Tentunya pandangan yang jeli selalu timbul dari hati yang peka. Apabila didasari dengan akal yang cerdas maka akan seperti demikian hasilnya. Setiap yang merasa ada kejanggalan dengan perilaku dirinya dan masyarakat terhadap Ramadhan maka sesungguhnya daftar 4 poin ini bisa akan lebih panjang lagi.

Selanjutnya akan kami tampilkan artikel dari Zulkifli Amnan yang disebarkan melalui media blog dengan patron Wordpress berikut ini:

Karena itu tidak layak bagi seorang muslim yang banyak beribadah di bulan ramadhan, tetapi setelah ramadhan pergi, ibadahnya pun menjadi berkurang sedikit demi sedikit. Tetapi ia seharusnya menjadikan ramadhan sebagai pencharger spirit untuk senantiasa beribadah di bulan lainnya. Inilah istiqomah. Pada hakikatnya istiqomah itu berat, tetapi allah swt menjamin syurga bagi mereka yang mampu istiqomah dalam mentaati allah. Sebagaimana ayat di atas.

Itulah petikan dari artikel Zulkifli Amnan tentang menjaga Spirit Ramadhan. Sebagai muslim tentu saja kita harus diikat dengan beberapa hal utama. Di antara terma-termanya adalah Ilmu, Iman, sabar, tawakal, dan istiqamah.

Selanjutnya ada catatan yang sangat bagus mengenai tema ini dari Blognya Abu Dzakiy berikut ini:

Pada akhir ayat tersebut dijelaskan bahwa hikmah diwajibkannya puasa tidak lain adalah agar mereka yang menjalaninya menjadi orang-orang yang bertakwa.

Contoh Artikel Keren tentang Spirit Ramadhan dan Komentar TerbaikApakah takwa itu? Sebagaimana yang dijelaskan di atas Dalam bahasa arab, takwa berasal dari kata kerja ittaqo-yattaqi, yang artinya berhati-hati, waspada, takut. Bertakwa dari maksiat maksudnya waspada dan takut terjerumus dalam maksiat. Caranya dengan menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Itulah pengertian taqwa.

Demikian beberapa catatan artikel Spirit Ramadhan yang keren dengan komentar terbaik. Posting ii tidak membatasi dengan artikel-artikel ini. Masih banyak catatan-catatan yang berkwalitas mengenai tema ini. Semoga kita selalu mendapatkan bimbingan dari Allah SWT. Amin

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar