Strategi Meningkatkan dan Menjaga Vitalitas Saat Puasa Ramadan

Vitalias sealalu berhubungan dengan tenaga. Sedangkan tenaga dihasilkan dari sumber tenaga. Dalam tubuh manusia tenaga dihasilkan dari asupan makan yang dikonsumsi tubuh. Unsurnya bermacam-macam.

Makanan sebaiknya mengandung unsur-unsur yang bermanfaat bagi tubuh. Tenaga dihasilkan dari makanan yang berkarbohidrate. Sedangkan unsur-unsur penting lainnya berfungsi sebagai pemabangun sel, menambah nutrisi, dan lain-lain.

Baca juga What is The Meaning of Ramadhan Mubarak?

Strategi Meningkatkan dan Menjaga Vitalitas Saat Puasa Ramadhan
Tetap menjaga vitalitas saat puasa Ramadhan
Selama berpuasa Ramadan tubuh harus tetap dalam keadaan fit. Ibadah harus dilakukan dengan suasana gembira, ikhlas, bergairah, dan tentunya penh vitalitas. Lalu bagaimana tubuh akan memiliki vitalitas kalau tidak ada makanan yang masuk?

Strategi yang paling bagus adalah memaksimalkan asupan makanan di waktu yang dibolehkan kita makan. Tentu saja yang berpuasa boleh menggunakan waktu setelah berbuka dan sebelum terbit fajar untuk memberi nutrisi yang baik.

Strategi ini sebenarnya harus dilakukan sebelum Ramadan tiba. Sebelum Bulan suci datang seharusnya kita berlatih untuk berpuasa dengan puasa-puasa sunnah. Apakah tidak mengapa berpuasa dengan niat latihan? Tentu tidak boleh. Tapi kita boleh niat berpuasa karena Allah lalu berniat berlatih. Itulah yang dimaksud memperbanyak niat saat beribadah. Asalkan niatnya tidak melanggar syariat tentu saja boleh.

Lalu apa yang harus disiapkan berikutnya? Tiada lain adalah persiapan fisik dan mental. Dari sekarang makanan yang masuk ke dalam tubuh ini harus menjadi cadangan energi yang akan dignakan saat kurangnya asupan makanan.

Nutrisi yang terserap ke dalam tubuh sebisa mungkin harus yang berkualitas. Ada unsur karbonnya, ada unsur, vitamin, protein, lemak, mineral, dan yang lainnya. Jangan sampai dalam makanan yang dikonsumsi ada unsur racun atau yang merusak tubuh.

Selanjutnya mulailah dari sekarang untuk menghindari gaya hidup yang tidak karuan. gaya hidup yang tidak berarturan hanya akan membuat kondisi tubuh menjadi bangkrut dan failit kesehatan. Sungguh tidak menguntungkan bergadang malam-malam kalau hanya nongkrong. Kalau bergadangnya dzikir tentu bagus asalkan diatur waktunya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel