Ingin Kaya Tapi Tidak Zakat, Apa Kata Dunia?

Siapa yang ingin miskin? Rupanya tidak ada yang menginginkan hidupnya miskin. Dan kalau bisa hidup kita berada dalam kekayaan dan kebahagiaan. Orang-orang yang mulia dengan iman mereka mengatakan bahwa tidak ada bedanya miskin dan kaya selama bisa beribadah dalam keadaannya.

Zakat sendiri merupakan tanda kekayaan. Secara bahasa zakat ini merupakan keberkahan, kesucian, tambahan, pertumbuhan, perkembangan, kesucian, dan seterusnya. Dalam hal ini kami sebagai orang awam mengatakan bahwa orang yang berzakat adalah orang yang kaya.

Bukankah orang miskin tidak diwajibkan membayar zakat? Bila ada orang yang memiliki harta banyak tapi enggan berzakat maka ia bukalah orang kaya. Bahkan ia orang miskin yang hina. Ia bakhil dengan hartanya. Maka ia tidak berhak mendapatkan manfaat dari hartanya.

Zakat merupakan tanda Syukur. Baik kita membayar zakat penghasilan, zakat profesi, zakat mal atau zakat harta, zakat emas dan perak, dan yang lainnya akan mengundang barakah Allah yang akan menjdikan muzakki semakin betambah hartanya.

Kita sendiri mendapati bahwa tidak ada orang yang jatuh miskin gara-gara berzakat. Bahkan orang yang berzakat hartanya akan diberkahkan dan akan semakin banyak. Maka dengan ini kami selaku orang awam mengajak untuk menunaikan zakat kita.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ingin Kaya Tapi Tidak Zakat, Apa Kata Dunia?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel