Di Bawah Sehelai Daun Pisang Tawa pun Pecah

Begitulah hidup di desa. Ketenangan hati sangat mudah sekali didapatkan. Tidak ada kemacetan dan kebisingan. Alam begitu damai hingga membawa ketenteraman di dalam hati para penghuninya. Itu pula yang menjiwai kehidupan masyarakat di kampung.

Sepulang Travelling dari Gelarwangi, sebuah desa di wilayah Cianjur, saya bersama kawan yang lain terpaksa harus menunggu lama dikarenakan mobil pemandu kami mendalami gangguan.

Hujan pun turun suasana pun menjadi berubah. Di awal perbincangan hanya terjadi antara pengendara dan penumpang. Setelah sang hujan turun deras sahut-sahutan dan canda tawa pun meledak. 

Mau berteduh tidak bisa. Kanan kiri tidak bisa dipakai untuk berteduh.  Namun terlihat di satu sudut anak-anak manusia berkelompok di bawah sehelai daun pisang sementara yang lain keringatnya tersapu hujan setelan mendorong mobil mogok di tanjakan.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Di Bawah Sehelai Daun Pisang Tawa pun Pecah "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel