BEGINILAH JADINYA AKHIR CERITA ORANG YANG HANYA ASAL BICARA

Inilah pengalaman pribadi penulis dari beberapa kesempatan yang lalu. Pernah suatu kali ada yang datang meminta untuk ceramah di tempat orang menikah. Saat itu penulis belum menikah. Namun ia tetap memohon agar saya bisa hadir pada acara tersebut.

Saya pun berangkat ke lokasi dengan membawa persiapan materi yang matang. Sesampainya di tempat acara pun berlangsung dan tibalah giliran untuk berpidato. Sesuai acara yang diadakan maka tema pembicaraan pun seputar pernikah tidak kurang tidak lebih.

Baca juga: DOA LANCAR BERBICARA DI DEPAN UMUM

مصدر الصورة: أملي الجنة
BEGINILAH JADINYA AKHIR CERITA ORANG YANG CUMA OMDO (NGOMONG DOANG)
Selama pembicaran berlangsung ternyata di hati ada yang mengganjal karena apa yang dibicarakan bukan berpijak pada pengalaman. Begitulah kira-kira yang terjadi bila omongan belum nyata pada perilaku.

Satu saat lagi saya diundang mengisi acara pengajian untuk yang akan berangkat haji. Seperti tadi saya tidak bisa menolak meski sudah dijelaskan bahwa saya belum haji hingga belum ada yang banyak bisa saya sampaikan.

Begitulah halnya semua amalan-amalan itu. Bila belum dilakukan oleh diri sendiri maka tatkala kita membicarakan tentangnya akan terasa hambar bagaikan sayur tidak bergaram atau bagaikan padi yang kena puso.


Aku mendapati manusia yang paling buruk adalah orang yang suka membicarakan keburukan dan aib orang lain.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel