Do'a Iftitah Lengkap dengan Artinya

Do'a Ifititah adalah do'a yang dibaca setelah takbiratul ihram. Do'a ini berisi pengagungan, pujian, dan permohonan ampuan dari dosa dan kesalahan. Do'a iftitah atau istiftah ini hukumnya sunnah dibaca.

Dalam keterangan para ulama hadits disebutkan bahwa do'a iftitah ini banyak dan beragam redaksinya. Ada yang redaksinya merupakan dari Rasulullah saw, ada yang berasal dari rasulullah saw sebagai jawaban dari pertanyaan para sahabat, ada juga yang merupakan bacaan sahabat rasulullah dan beliau menyetujuinya.

Do'a Iftitah Lengkap dengan Artinya
Do'a Iftitah Lengkap dengan Artinya
Dalam hal ini, sangat tidak dianjurkan untuk saling berdebat dan saling klaim bahwa do'a iftitahnya paling benar. Ternyata riwayat-riwayat tentang do'a iftitah sama-sama baik landasannya.

Dalam hal ini perlu juga untuk diingat bahwa do'a iftitah hukumnya sunnah, adalah tidak disukai orang yang tidak membaca do'a ini sementara tidak ada penghalang baginya kecuali kemalasan dan ketidaktahuan, dibaca pelan saja sekedar terdengar oleh diri sendiri, bagi imam tidak membaca do'a iftitah yang terlalu panjang, bagi makmum tidak boleh baca iftitah setelah imam mulai membaca surat al-Fatihah, disukai untuk membaca do'a-do'a ini bergantian.

Inilah Lafazh-Lafazh Do'a Iftitah

Pertama

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً
Allaahu akbar kabiiraa wal hamdu lillaahi katsiiraa wa subhaa-nallaa-hi buk-rataw wa ashii-laa. (HR. Muslim)

Penjelasan: Do’a iftitah ini dibaca oleh salah seorang sahabat ketika shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau bersabda: “Aku kagum dengan do’a ini. Pintu-pintu langit telah dibuka karena do’a ini.” Kata Ibn Umar: “Sejak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda demikian Saya tidak pernah meninggalkan do’a ini.” (HR. Muslim)

Kedua

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ ، اللَّهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَاىَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Allaah-humma baa-’id bai-nii wa bai-na kha-thaa-yaa-ya kamaa baa-’ad-ta bai-nal masy-riqi wal magh-rib. Allaah-humma naqqi-nii min khathaa-yaa-ya kamaa yunaq-qats-tsaubul ab-ya-dlu minad danas. Allaah-hummagh-sil-nii min khathaa-yaa-ya bil maa-i wats-tsalji wal barad.

Artinya : “ Ya Allah, jauhkanlah diriki dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan timur dari Barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku seperti kain putih yang dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah diriku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, es, dan embun”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketiga

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ


Subhaana-kallaah-humma wa biham-dika wa tabaa-rakas-muka wa ta-’aa-laa jadduka wa laa-ilaaha ghai-ruk.(HR. Abu Daud dan dishahihkan Al Albani).

Keempat

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ (ثَلاَثًا) اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا (ثَلاَثًا)


Subhaana-kallaah-humma wa biham-dika wa tabaa-rakas-muka wa ta-’aa-laa jadduka wa laa-ilaaha ghai-rukLaa-ilaaha-illallaah (3 kali) allaahu akbar kabii-raa (3 kali).(HR. Abu Daud dan dishahihkan Al Albani).

Kelima

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ


Al hamdu lil-laahi hamdan katsii-ran thayyi-ban mubaa-rakan fiih (HR. Muslim)

Keterangan: Do’a ini dibaca oleh salah seorang sahabat ketika shalat jamaah. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Aku melihat 12 malaikat berlomba siapakah di antara mereka yang mengantarkannya (kepada Allah, ed.) (HR. Muslim).


Keenam

اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ اهْدِنِى لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِى مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
Allaa-humma rabba jib-riila wa mii-kaa-iil wa israafiil. Faa-thiras samaa-waati wal ardl. ‘aali-mal ghai-bi was syahaa-dah. Anta tahkumu bai-na ‘ibaa-dik fii-maa kaa-nuu fiihi yakh-tali-fuun. Ihdi-nii limakh-tulifa fiihi minal haqqi bi-idznik. Innaka tahdii man tasyaa-u ilaa shiraa-tim mustaqiim.

Ketujuh

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Al hamdu lil-laah (10 X)

اللَّهُ أَكْبَرُ

Allaahu akbar (10 X)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ

Laa-ilaaha-illallaah (10 X)

سُبْحَانَ الله

Subhaa-nallaah (10 X)

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

As-tagh-firullaah (10 X)

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَاهْدِنِى وَارْزُقْنِى وَعَافِنِى

Allaah-hummagh fir lii wah-dinii war-zuqnii wa ‘aa-finii (10 X )

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الضِّيقِ يَوْمَ الْحِسَابِ

Allaah-humma innii a-’uudzu bika minad Dhii-qi yaumal hisaab (10 X)(HR. Ahmad & Abu Daud dan dishahihkan Al Albani)

Kedelapan

اللَّهُ أَكْبَرُ

Allaahu akbar (3 kali)

ذُو الْمَلَكُوتِ وَالْجَبَرُوتِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ

Dzul-malakuut wal jaba-ruut wal kib-riyaa’ wal ‘a-dza-mah (HR. Abu Daud dan dishahihkan Al Albani).

Inilah yang kami haturkan. Semoga bermanfaat. Amin

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Do'a Iftitah Lengkap dengan Artinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel