Sujud Syukur atas nikmatnya Jantung yang masih Berdetak

Kuraba dada ini masih ada detaknya. Stabil dan konstan. Untuk saat ini berarti kehidupan masih bersemayam di tubuh ini. Tidak tahu kapan jantung ini akan berhenti dan tubuh terkulai kembali pada-Nya.

Sudah 30 tahun jantung ini terus berdetak tanpa henti. Ia menemani tubuh ini dengan setia. Disaat tubuh ini sudah mulai merasakan lelah ia tetap memberi motivasi untuk terus bekerja.

Sesaat kemudian jiwa ini memandang ke dalam dirinya. Bilakah semua akan terhenti. Mengapa semua berjalan seakan abadi. Lalu kapan kah kita berfikir bahwa kita akan mati dan detak jantung akan teerhenti.

Jantung siapa yang memerintahkanmu terus berdetak? itulah mungkin satu pertanyaan yang bisa kita ungkapkan. Jantung berada dalam tubuh ini. Namun sedikitpun diri ini tidak punya kuasa terhadapnya. Diri ini tidak punya wewenang terhadapnya meski ia berada dalam dirinya.

Maha suci Allah yang tidak pernah menciptakan segala sesuatu menjadi sia-sia.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sujud Syukur atas nikmatnya Jantung yang masih Berdetak "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel