Jangan Sia-Siakan Amal Baik Meskipun Hanya Meninggalkan Sesuatu yang Ringan Karena Allah Melarangnya

Saya sangat berbahagia karena membaca sebuah hadits yang menyentuh perasaan yang paling dalam. Saya membaca sabda Rasulullah saw yang satu ini, anda in syaa Allah akan menyukainya juga. Mari kita simak bersama:

ﺗَﺪَﻉُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺸَّﺮِّ ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﺻَﺪَﻗَﺔٌ ﺗَﺼَﺪَّﻕُ ﺑِﻬَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻧَﻔْﺴِﻚَ.

"Engkau membiarkan manusia jangan sampai terkena keburukanmu, sesungguhnya itu merupakan shadaqah yang engkau berikan untuk dirimu sendiri."
[HR. Bukhori 1445 - Muslim 1008]

________________________📚

Apa yang menjadikan saya sangat bahagia dengan hadits yang mulia ini? Terus terang saya sangat senang apabila yang saya lakukan seperti mendapatkan restu Allah kemudia restu Rasulullah kalau amal itu menemukan dalilnya atau ada ilmu yang melandasinya. Kalau sudah begitu saya merasa hati sangat berbunga-bunga. Ini fakta!

Anda dan saya tentu sering bahkan selalu ingin semua amal menjadi kebaikan yang diharapkan akan berbuah pahala nantinya. Tentu keselamatan dan keridoan Allah menjadi goal yang harus terus dimenangkan. Anda juga tentu sering meninggalkan keburukan yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Jangankan perkara yang haram bahkan perkara yang mubahpun kalau anda tahu akan merugikan anda pasti anda tinggalkan.

Perlakuan anda ini ternyata bukan hal biasa tapi istimewa, menurut saya, tatkala anda bukan hanyak disebut sebagai orang berakal tapi berpeluang mendapatkan pahala sedekah.

Tentu yang namanya sedekah adalah sifatnya memberi baik fisik secara kuantitas atau maknawi secara kwalitas. Maaf saya terlalu menggebu-gebu meskipun bahasa di tulisan ini biasa saja. Terus terang saya sangat bersemangat hingga mendengar langsung saya tulis kesan saya di sini. Semoga menjadi kebaikan.

Bayangkan betapa hebatnya, anda tidak mengeluarkan apa-apa, bahkan justru anda seperti pasif tapi pahala sedekah anda dapatkan. Bukankah ini rezeki yang berlimpah. Pahala dari Allah tidak usah lagi anda bayangkan banyak dan keberkahannya. Anda memberi nilai 10 kepada karyawan terbaik anda berbeda dengan 10 yang diberikan Allah SWT. Yang diberikan Allah jauh lebih banyak dan berlimpah.

Saya masih sangat meyakini bahwa Allah telah membahagian manusia dengan melipatkan pahala kebaikan kepada mereka. Bahkan kalau kejahatan ditinggalkan katena iman kepada Allah maka DIA akan menggantinya dengan jutaan kebaikan yang telah disiapkannya.