Memandangmu Walau Selalu Tidak Akan Pernah Ada Jemu Di Hatiku

Waktu sudah melewati waktu zhuhur saat kami membaca sebuah tulisan di sebuah media sosial. Karena masih segar setelah berwudhu dan shalat saya masih mengingat tulisan itu.

Tulisannya menarik. Kalau anda membacanya pasti tertarik. Saya sendiri 3 kali berulang. Saya merasa mendapatkan manfaatnya.

Tulisannya persis dengan judul yang saya tulis di atas. Tapi ini bukan soal cinta rendahan. Namun ini ada kaitannya dengan Al-Qur'an.

Setelah memperhatikan banyak kegundahan dan kegalauan yang terlihat di depan mata saya mencari akar dan yang paling banyak menyebabkan orang jadi sedih.

Ternyata yang paling sering membuat orang kebingungan adalah soal materi. Uang jelasnya.

Banyak yang ingin kaya. Dengan cara yang cepat. Kalau perlu tidak usah bekerja.

Ada cara yang mudah. Kalau mau dan istiqamah anda akan bisa. Al-Qur'an adalah jawaban untuk semua persoalan hidup. Dengan membacanya anda akan diberkahi.

Seharusnya, kalau mau kaya anda harus penuhi syarat-syaratnya. Berkaitan dengan Al-Qur'an maka anda jangan jemu dan bosan untuk memandanginya, membacanya, menghayatinya, dan mengamalkannya. Kalau anda bisa harus berupaya mengajarkannya.

Syaikh Al-Islam berkata: Tidak ada sesuatu pun yang lebih menguatkan akal dan ruh, menyehatkan badan, menjamin kebahagiaan, selain berlama-lama memandang Al-Qur'an.