Dengan Al-Qur'an Anda Kaya

Dekat dengan orang kaya bisa-bisa anda akan ketiban kaya. Tapi tidak selalu begitu karena mereka melihat banyak yang kaya tapi pelit. Memang yang seperti itu bukan orang kaya.

Dalam tradisi santri dikenal adanya pasangan kata kerja atau mashdar dengan harf dan penghubungnya. Misalnya lafazh yahtaju itu pasangannya dengan 'an maka artinya tidak butuh. Tapi kalau yahtaju berpasangan dengan ila maka artinya butuh.

Demikian juga kata ghina atau ghaniyun ada pasangannya. Namun secara bahasa ghina ini artinya tidak butuh.

Kalau ada orang yang dikatakan kaya tapi pelit sebenarnya tidak kaya. Dan memang tidak ada yang kaya di dunia ini. Kata cukup saja sudah berlebihan. Karena manusia itu makhluk yang lemah. Kekuatannya hanya keci saja dan sementara.

Tapi kalau anda dekat dengan Allah yang maha kaya, maka anda akan dicukupinya. Caranya dengan Taqwa. Melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Salah satu yang paling disarankan adalah jangan lepas dari Tilawah Al-Quran. Di dalamnya banyak doa-doa memohon rezeki dan kekayaan.

Ulama menyatakan:

وكان بعض المفسرين يقول:
اشتغلنا بالقران فغمرتنا البركات والخيرات في الدنيا

Sebagian para ahli tafsir mengatakan: Kami sibuk dengan Al-Qur'an, maka keberkahan dan kebaikan menyelimuti kami dalam kehidupan dunia.