Hoax tentang Doa

Banyak sekali pernyataan yang isinya berupa kebohongan meskipun dibungkus dengan kata-kata yang seperti benar.

Salah satu contohnya adalah ungkapan ini:

حَسْبِيْ مِنْ سُؤَالِيْ وَعِلْمُهُ بِحَالِيْ

Ungkapan ini bisa diterjemahkan sebagai berikut:

Aku tidak perlu memohon, sebab Dia tentu mengetahui keadaanku.

baca juga:
Hancurnya Suatu Bangsa

Hoax tentang Doa
Hoax tentang Doa
Kalimat ini termasuk kalimat yang sesat tidak boleh diamalkan. Sebab isinya tidak menganjurkan kita berdoa, bahkan menganjurkan kita untuk menyerahkan nasib sepenuhnya dengan dalih bahwa Allah itu Maha Mengetahui kebutuhan dan keadaan hambanya.

Dengan dasar pemikiran sesat ini maka selanjutnya hamba tidak perlu lagi berdoa atau meminta apapun kepada Allah.

Yang lebih ekstrim lagi menurut orang-orang yang membenarkan ungkapan ini atau pemikiran ini seseorang yang tetap saja berdoa kepada Allah berarti menuduh Allah dengan tuduhan yang tidak baik.

Mereka berkata: "PermohonanMu kepadaNya merupakan satu tuduhan yang tidak baik kepadaNya". jelas ini merupakan kesesatan yang besar.

Pertanyaannya adalah Apakah ketika mengajukan berbagai permohonan kepada Allah para Nabi juga disebut juga melontarkan tuduhan yang tidak baik kepadaNya?

Sebaiknya kita menyimak satu hadits dari Rasulullah saw yang relevan dengan bahasan kita ini:

سَلُوا اللَّهَ كُلَّ شَيْءٍ حَتَّى الشِّسْعَ ، فَإِنَّ اللَّهَ إِنْ لَمْ يُيَسِّرْهُ لَمْ يَتَيَسَّرْ

"Mohonlah kalian kepada Allah dalam segala hal termasuk dalam hal tali sandal, sebab jika Allah tidak berkenan memberi kemudahan tentu tidak ada kemudahan padaNya.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.