PKI Bangkit Kembali, Benarkah?

PKI Bangkit Kembali, Benarkah? Setidaknya bagi kalangan remaja dan pemuda sekarang pertanyaan ini sangat krusial dan penting.

Sebenarnya bagi kalangan muda membicarakan hal ini mesti dengan cermat. Karena mereka tidak mengalami peristiwa tersebut.

Baca juga:
Ketiduran Saat Potong Rambut di Barber Shop Garut

Kalangan anak muda ini hanya membaca dari buku-buku dan mendengar dari para kakek yang masih hidup.

Cerita asli dari mereka yang mengalami dan saat itu sudah dewasa memang sulit. Kalupun ada mereka sudah jarang.

Hal ihwal dan apa itu PKI banyak anak muda yang masih belum mengerti.

Terkait dengan judul di atas 'PKI Bangkit Kembali, Benarkah?' anda mestinya bertanya-tanya kepada diri anda sendiri dan anda cenderung akan membenarkan atau bagaimana.

Sesungguhnya bila anda peduli dengan diri anda sendiri sudah menjadi modal yang cukup untuk mempertanyakan.

Apalagi bila anda memiliki perhatian yang besar erhadap isu-isu besar seperti penyelamatan dunia, memberikan rasa aman kepada masyarakat luas, atau menyelamatkan idiologi negara anda tentu hasilnya akan lebih dahsyat.

Hanya saja dalam catatan ini anda akan kami ajak untuk menukik lebih dalam ke ruang private atau bahasa mudahnya dari hati yang paling dalam.

Maksudnya anda ini tipenya liberalis atau sosialis. Dalam kajian sosiologi dan psikologi ini bisa anda telusuri.

Secara kejiwaan manusia ini ada yang sifatnya introvert dan ekstrovert. Selanjutnya di antara manusia ada lebih berkebang kecenderungan visualnya, ada juga yang lebih kenetis, bahkan ada yang hanya berkembang aspek audio, dan ada yang berkembang semuanya dengan mulus.

Maka dari ruang private ini akankah anda mengakui atau membenarkan ideologi PKI ini. Masihkah ada rasa percaya terhadap adanya tuhan meskipun tidak sampai ke taraf yakin.

Sekedar percaya saja misalnya, adakah itu? Bila masih ada maka anda berpeluang besar bisa menerima pendapat orang yang mengingkari PKI dan ideologi yang dibawanya.

Namun bila dalam labirin hati anda tidak ada sedikitpun kepercayaan terhadap adanya Tuhan maka anda akan mudah sekali tertarik dengan idiologi ini.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.