Doa Bagi Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Ada seorang ulama mengatakan bahwa bersedekah itu kepada siapa saja boleh. Anda bersedekah kepada orang kaya boleh, kepada pezina boleh, kepada orang durhaka boleh.

Dan yang paling bagus lagi adalah anda bisa bersedekah sembunyi-sembunyi dan terang-terangan. Kedua keadaan ini sama meskipun yang sembunyi-sembunyi ada tambahan keutamaan.

Baca juga:
Doa Penutup Majlis yang Sering Dibacakan Para Pendoa

Ada juga yang menambahkan, karena bersedekah boleh kepada siapa saja dan sebaiknya dalam kondisi yang berbeda-beda juga tetap bersedekah maka bersedekah kepada orang dewasa atau anak kecilpun boleh.

Bila anda tidak memiliki sesuatu untuk disedekahkan, anda tidak perlu khawatir selagi anda memiliki daya untuk bermuka manis dan senyum kepada orang.

Bila pun itu tidak anda miliki maka doa tulus bisa anda persembahkan kepadanya. Dan doa yang paling banyak keutamaannya adalah doa orang hidup untuk yang telah mati.

Yang mati itu sangat membutuhkan doa yang hidup. Sedangkan yang hidup membutuhkan doa dari yang hidup. Lantas yang hidup juga "mungkin" berutang doa kepada orang-orang yang telah mati.

Maksudnya adalah bila orang yang kini telah tiada mungkin dulunya pernah mendoakan anda meskipun tidak secara khusus. Misalnya ia berkata "Ya Allah perbaikilah generasi kami.". Kalau ia berdoa seperti itu berarti anda termasuk dalam doanya. Dan anda berutang pada mereka-mereka itu yang jasadnya ada dalam tanah.

Sekarang tinggal anda yang mendoakan mereka. Baca saja doa ini:

اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنة ولا تجعله حفرة من حفر النار وهون عليه الحساب ووسع مدخله وتجاوز عن سيائاته وضاعف له الأجر إنك وحدك على ما تشاء قدير.


Ya Allah jadikanlah kuburnya sebuah taman dari taman-taman sorga, dan jangan jadikan kuburnya sebuah jurang dari jurang neraka, mudahkanlah hisab kepadanya, luaskanlah tempatnya, ampunilah kesalahannya, lipatgandakanlah pahalanya, sesungguhnya Engkau, hanya Engkau, kuasa atas segala sesuatu.

Hapalkanlah doa ini atau doa-doa lain yang anda hapal. Dalam keseharian anda tidak akan lepas dari yang namanya utang budi. Tinggal anda mau memilih apakah anda mau punya utang atau anda menjadi gudang kebaikan bagi orang lain?