Anda Lebih Kaya Tanpa Riba

Anda Lebih Kaya Tanpa Riba bukanlah isapan jempol. Ini telah banyak dialami banyak orang. Bila ada yang alah dalam keputusan anda yang mempersilhkan riba dengan segala bentuknya mengatur keuangan anda maka kini satnya anda berlepas diri darinya.

Baca juga: Benar Kata Bang Rhoma

Apa yang dialami oleh mereka sangat layak untuk anda ikuti yang benarnya. Hal serupa mungkin pernah anda lakukan pula. Hanya karena ingin mendapatkan modal segar anda mengiyakan saja manut pada sistem ribawi.

Pertama Niat Dulu

Anda Lebih Kaya Tanpa Riba
Berdasarkan temuan, orang yang ingin lepas dari kehinaan riba niatnya kurang kuat. Ini ditimbulkan karena faktor pengetahuan yang terbatas atau gairah keberagamaan yang lemah. Maka agar niat menjadi kuat anda mesti banyak menambah pengetahuan tentang bahaya riba dan bergaul dengan para praktisi yang sudah pensiun dari dunia riba.

Mulai Merancang dari Nol Kembali

Tidak menutup kemungkinan anda akan kembali pada keadaan yang miskin kembali. Namun setelah adanya niat yang kuat Allah akan memberikan banyak kemudahan  bagi anda. Lama-lama anda akan mengetahui bahwa itu bagian dari buah ketaqwaan yang bersemi dalam hati.

Fakta Membuktikan

Ada seorang guru yang satatusnya pegawai negeri sipil yang sejak mendapatkan SK langsung meminjam uang ke bank dengan jaminan surat tersebut. Ia menuturkan bahwa sudah 3 periode atau selama 15 tahu berhubungan dengan bank.

Dalam kehidupannya, meskipun masyarakat sekitarnya menilai sebagai orang yang berkecukupan namun ia sendiri tidak merasa begitu. Uangnya selalu saja tidak membuatnya bahagia. Kekayaan yang didapatkannya terasa hampa.

Kebahagiaan Hidup Setelah Putus Hubungan dengan Riba

Kesejahteraan dan ketenangan hidup ternyata terasa manisnya setelah memutuskan semua harapan dan hubungan dengan yang namanya riba. Semuanya memang tidak bisa dinalar secara terperinci. Ia hanya meyakini bahwa itulah yang dijadikan Tuhan terjadi pada dirinya.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.