Ongkos Politik

Brbicara tentang ongkos biasanya berkaitan dengan modal. Meskipun modal itu sebenarnya banyak tapi orang sudah mengidentikkan dengan uang. Padahal modal itu adalahpotensi apapun termasuk pengetahuan, posisi, dan juga uang.

Bila ongkos dikaitkan dengan politik maka gabungan dua kata ini bertambah khusus. Lagi-lagi orang terjebak dengan bingkai umum yang menyebut ongkos politik dengan hanya "sekedar" uang.

Money Politic

Termasuk yang imagenya buruk adalah kata money politic. Sepertinya tidak ada cara lain untuk menterjemahkannya ke tempat yang lebih bersih. Mungkin karena banyak terbukti adanya praktik memberikan uang untuk memenangkan suatu pemilihan.

Dulu, ada masyarakat yang menjadi mercusuar peradaban di tanah Mesir sana. Jadi Afrika pernah berjaya dulu kala. Ini adalah negeri yang diperintah oleh pemimpin yang tiran. Namun anda pantas heran, karena rakyatnya rela.

Zalim berpadu Fasiq

Anda tahu masyarakat seperti itu kenapa pernah berjaya? Karena hati mereka sama. Pemimpinnya zhalim suka mengalirkan darah membiarkan hidup anak-anak perempuan dan membunuh bayi-bayi perempuan.

Begitulah dalam kajian psikologi modern, padahal Islam lebih dulu berkata, bahwa orang-orang yang jiwanya sama akan dikumpulkan. Maka para pelanggar totah Tuhan itu akan bersatu meskipun payah untuk mengangkat tuhan baru dari golongan mereka sendiri. Tuhan yang rasis dan tribalis yang melahirkan ajaran fasis.

Maka perlu juga khawatir bila adanya pemimpin yang tidak baik karena memang masyarakatnya tidak baik. Secara rasional bisa dijelaskan. Bagaiamana akan lahir seorang pemimpin dari masyarakat durhaka.

Meskipun bukan perkara umum. Bukan seharisnya menjadi putus asa. Justru Agama datang untuk memperbaiki senuanya. Karena intan pun lahir di lumpur yang pekat buah dari rasa sakit yang dikemas dengan positif.
Ongkos Politik
Kembali ke awal, bila semuanya terpilih karena member sejumlah benda termasuk uang kepa orang-orang maka itu perbuatan telah mencederai politik. Tudak ada lagi kebebasan bila leher setiap orang telah dijerat dengan uang, mulutnya disumpal uang, hingga tidak lagi bisa bersuara karena hingga suaranya pun telah dijual minimal disewa dan digadaikan.
Politik Suci


Pada asalnya, politik adalah aktivitas suci. Maka orang yang mau mengurus orang lain agar lebih kaya, maju, makmur, sejahtera, membela yang teraniaya dan terampas hak-haknya, ia adalah orang suci.

Maka karena pada asalnya suci politik tidak boleh ada kepentingan lain selain yang suci dan mulia. Dengan demikian modalnya pun harus suci. Dipilih bukan karena materi semata yang ia hambur-hamburkan melebihi orang-orang dermawan namun karena jiwanya yang suci. Itulah ongkos politik paling berarti.





















logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.