Saat Masjid Menjadi Destinasi Wisata

Berwisata biasa diartikan sebagai kunjungan ke suatu tempat yang indah atau tempat yang istimewa menurut beberapa kriteria. Keunikan atau kekhasan yang ada pada sesuatu atau tempat sering kali menarik orang untuk datang.

Sejatinya masjid bukan tempat wisata. Setidaknya itulah makna umum yang sempit dan paling jelas. Karena menurut ahli bahasan masjid itu dimaknai sebagai tempat orang bersujud dan meninggikan nama Tuhan.

Namun begitu, dilihat secara luas ternyata masjid memiliki sisi lain yang juga umum. Sudah bukan konsep baru bila dikatakan masjid sebagai pusat segala aktivitas. Begitu kira-kira Arif Johansyah memformulasikannya.

Salah satu aspek terkait dengan masjid adalah sisi artistik. Sejak dahulu masjid selalu menampilkan seni bangunan dan ornamen yang monumental dan bertaraf internasional. Seperti misalnya maajid Tiban kalau di Indonesoa atau masjid Kubah Mas.

Dengan gaya artistiknya yang mampu menarik rasa perhatian maka masjid mau tidak mau akan menjadi tujuan wisata selain bangunan-bangunan kuno, museum, dan rumah-rumah ibadah lainnya.

Namun begitu, fungsi utamanya sebagai tempat sujud harus tetap menjadi yang utama. Di dalamnya boleh ada kajian ilmu, madrasah, tempat musyawarah, tempat menerima tamu kehormatan, atau menikah, dan seterusnya.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.