Jadi PNS, Kayaknya Berpikirlah Dulu!

Setiap ada tes CPNS ternyata jumlahnya selalu melebihi kuota yang disediakan. Animo masyarakat masih sangat tinggi untuk profesi ini. Lalu apa yang menjadi motivasinya sehingga fenomena untuk itu tetap tinggi?

Biarlah jawaban akan pertanyaan di atas menjadi pertanyaan yang akan dijawab oleh masing-masing orang. Adapun tulisan ini hanya akan menampilkan opini pribadi penulis yang mulai jenuh dengan kerja yang formalistis.

Lain orang lain pula pemikirannya. Setiap orang selalu berkembang alam pikirannya. Begitu pula catatan ini adalah buah dari perkembangan alam pikiran penulisnya yang muali jenuh dengan rutinitas kerja yang menjemukan.

Menjadi PNS tampaknya kebih keren apalagi apabila mempunyai posiai strategis dan jabatan yang tinggi. Kelas di masyarakat pun seolah lebih tinhgi dari orang kebanyakan yang berprofesi selain pegawai negeri.

Selain itu, bila nanti pensiun memiliki dana pensiun yang bisa digunakan untuk memenuhi biaya hidup untuk menikmati hari tua. Banya pula fasilitas yang bisa digunakan selama menjadi pegawai.

Semua keunggulan tersebut seolah tidak lagi istimewa bila dirasakan di alam kekinian. Tentunya dengan tidak menyamakan kesan semua orang. Sekali lagi oni hanyalah opini pribadi hasil perenungan yang cukup panjang.

Ada dasar yang membuat penulis menyatakan hal tersebut di atas. Merasakan sendiri betapa tidak mudah orang seperti penulis untuk berada dalam tempat yang sama, melakukan tugas yang hampir sama, dan terus begitu hingga tua.

Orang seperti anda yang memiliki jiwa penjelajah dan berani menantang resiko memang tidak cocok jadi pegawai. Bisnis adalah jenis usaha yang bagus untuk anda. Dan penulis menyatakan bahwa bisnis lebih menyenangkan dan hidup terasa lebih bergairah.

Penulis sendiri suka membandingkan. Ternyata orang yang tidak terlalu formalistis terlihat lebih bahagia dan lebih atraktif. Dengan landasan ini barang kali banyak pegawai yang memutuskan berhenti.


logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.