Rencana Bertani Skala Besar dengan Omset Milyaran

Kampung kami, tepatnya Desa Cidamar Kampung Girang khsusnya, sedang bergairah dengan banyakna anak muda yang energik, kreatif, an visioner dalam membangun dan mengembangkan pertanian. Hingga catatan ini dimuat puluhan hektar tanah telah disiapkan untuk tanaman cabe dan sayuran lainnya.

Rencana ini sangat bagus dan mulai dengan hanya usaha kecil-kecilan. Dari programnya, saya melihat ini akan dilakukan sistem bertani skala besar. Maksud kami, anak-anak muda ini akan menggunakan sistem intensifikasi sekaligus ekstensifikasi.

Peralatan canggih telah mereka datangkan. Teknik-yteknik mutakhir dalam bertani terus dipelajari dan dimanfaatkan sebaik-baiknya Teknologi tepat guna seharusnya mendukung program ini dengan maksimal.

Para pemuda yang brialian ini meencanakan cara bertani yang menyenangkan, tiak membuat lelah, dan bisa mendatagkan angkatan kerja yang ahli. Dengan adaya bimbingan teknis kepada para pekerja diharapkan mereka akan mampu menerapkannya lalu membagikan ilmunya kepada petani lainnya.

Selain itu, sistem ini akan menggunakan lahan yang luas. Beragam jenis tanaman dengan varietas unggulan didatangkan dan siap ditanam. Pembukaan lahan pun dilakukan dengan cepat, biaya ringan, dan tenaga kerja yang minimum. 

Cara mereka bertani mengambil gaya "petani berdasi" meskipun bukan berarti memakai dasi saat mencangkul atau menggunakan mesin. Maksudnya adalah bertani dengan mengandalkan teknologi baik dari hal peralatan maupun teknologi pangan dan pemasaran.

Gaya modern dalam bertani pun adalah dengan membentuk organisasi petani muda Cidamar dan jaringan pemasarannya hingga ke sejumlah super market dan pasar-pasar induk. Diharapkan nantinya kawasan Cidamar akan dikenal sebagai penghail komoditi yang diperhitungkan dan berkwalitas.

Selain itu, para petani kreatif ini memanfaatkan ilmu mereka di berbagai perguruan tinggi untuk memiliki lemabaga pelatihan dan research. Tentunya, ke depan mereka akan memiliki produk sekaligus akan memiliki semua pendukung pertanian termasuk pupuk produksi sendiri, varietas unggulan yang dikembangkan sendiri, citra atau brand sendiri, dan seterusnya.

Sejumlah kawasan telah kami singgahi sebagai study banding. Rupanya bukan hanya di tempat kami saja aktivitas ini berlangsung. Kaum muda di tempat lain pun melakukannya bahkan sudah bertahun-tahun menjalankan aktivitas ini dan berhasil.

Kami masih membutuhkan dan bimbingan dalam hal ini. Sebagian besar dari kami adalah sarjana pendidikan dan bukan sarjana pertanian atau agribisnis. Hanya saja kami tumbuh berkembang di lingkungan pertanian. Bila anda memiliki pengetauan tentang ini dan teknologi mutakhir tentang bertani kami mohon untuk memberikan ilmu tersebut kepada kami.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.