Mengapa Ibadah Harus Disertai Ilmu?

Pertanyaan seperti ini tentu saja sudah Anda ketahui jawabannya. Apapun harus ada ilmunya. Dan sebisa mungkin harus mendalam. Makanya di dunia ini beramal bukan hanya mengandalkan perasaan tapi juga pikiran.


Kalau orang bekerja hanya berdasarkan perasaan tentu semua akan berantakan. Ia akan mencari waktu yang tepat saat mood dan etos kerjanya sedang baik. Dan ia akan malas bekerja karena sedang tidak enak hati dan banyak pikiran.

Begitulah agama. Agama ini bukan doktin "tutup matamu, dan yakinkanlah hatimu". Justru agama ini dibangun atas kerjasama semua elemen. 

Pertama-tama adalah adanya berita yang diolah oleh pikiran dan hati. Maka untuk bisa beriman anda harus menggunakan seluruh potensi dirinya. Seperti siapa? Misalnya seperti Thufail Al-Ghifari yang ingin bertemu dengan yang namanya Muhammad saw. yang disebut penyihir oleh kaum Quraisy.

Anda juga mungkin mendengar cerita Abdullah bin Salam yang sengaja naik pohon kurma untuk melihat dengan mata kepalanya sendiri adanya orang yang mengaku sebagai Nabi dari Tanah Makkah dan sekarang memasuki Yatsrib.

Yang lain beda lagi. bagaiamana orang buta beragama yahudi menyadari bahwa Muhammad seorang Nabi. Ia menggunakan akalnya dan perasaannya. Bila ada orang ang begitu belas kasihan kepada dirinya, sementara ia yahudi, pencaci, buta, pasti ia bukan orang sembarangan.

Abu Bakar pun demikian halnya. Bila saja selama ia kenal dengan sudagar kaya itu tidak perna ia berbohong dan ingkar janji, tentu saat ia mengaku sebagai nabi dan utusan tuhan bernama Allah pasti aia pun benar.

Begitulah Anda diajarkan selama ini. Ilmu dan iman akan selalu bersama, namun ilmu lebih dahulu. Begitu pula iman dan amal sholeh akan selamanya beriringan. Ilmu yang benar akan menghasilkan amalan yang benar.

Salah satu redaksi yang bisa menjadi dalil adalah:
فَاعْلَمْ أَنَّه لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ
Dalama kalimat tersebut kita diperintahkan untuk mengilmui dulu apa yang akan diucapkan. Maka ibadah pun harus tahu ilmunya. Mengapa demikian? Karena itulah yang diperintahkan Allah SWT.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.