Matahariku Terbenam, Apa Maksudnya?

Mungkin anda sedang lelah. Banyak utang pula. Sudahlah jangan ngomongin yang susah-susah. Mendingan beli pisang kapas yang udah agak mateng. Nanti dibikin pisang goreng. Kayaknya enak setelah shalat Isya di pegunungan begini.

Kini Matahari di kawasan Bayuning Karangwangi benar-benar sirna ditelan gelapnya malam. Langit pun malam ini tidak berhiaskan bintang. Untungnya sinyal masih ada. Ditemani suara tongeret yang sedang bertasbih (ya gitu?) up date artikel pun lancar.

Baca juga Doa Saat Terjadi Gempa Bumi

Matahariku Terbenam, Apa Maksudnya?
Matahariku Terbenam, Apa Maksudnya?
Matahari benar-benar tidak kelihatan Tapi dia ada hanya tidak dapat dijangkau mata. Di kawasan yang lain ia tetap menyinari. Dia dulu pernah dipertuhankan. Bahkan Nabi Ibrahim alaihissalam pernah mendeskripsikannya (dan menurut riwayat yang shahih beliau tidak pernah menyembah benda-benda itu, dalam ayat-ayat Al-An'am Allah mendeskripsikannya sebagai bangunan argumentasi).

Guru sejarah sering kali mengatakan, "Matahari terbenam di timur, dan terbit di Barat." Ini lagi apa maksudnya? Bagi kalangan pengagum Ataturk mungkin ya. Tapi bagi anda bagaimana. Bukankan cahaya Islam akan tetap menyinari meskipun ada yang sangat ingin memadamkannya.

Anda ingin tahu kelanjutan dari cerita ini? Sayang sekali anda harus melanjutkannya sendiri, solo karir istilahnya. Karena keterbatasan pengetahuan dalam hal ini maka anda harus puas dengan alinea ini sebagai penutup.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.