Inilah Saat Yang Tepat Ke Bandung Lagi

Ujian Nasional telah berakhir. Tandanya harus memanjakan diri dengan berlibur. Kali ini langsung saja berangkat menuju Bandung. Sudah lama tidak menemui guru, sahabat, dan kenalan di sana. Kawan-kawan lama sudah dikabari semuanya.

Semua sudah tahu tentang waktu yang tepat. Di hari Jum'at tanggal 14 April 2017. Ada kenangan sendiri di angka 14 April itu. Waktu dulu rasanya menyenangkan. Kini kebahagiaan bertambah karena akan berjumpa dengan muallim tercinta.

Kawah Putih
Sudah lama merencanakan akan ke Bandung. Inginnya mengajak anak serta istri. Dua orang ini yang menambah warna dan semangat hidup. Luar biasa Allah menganugerahkan mereka untuk mendampingi hidup yang hanya sebentar ini.

Tidak akan lama berada di Bandung. Anda juga tahu bagaimana rasa kangen kepada anak pertama dan yang pasti kepada ibunya juga. Kalau dulu bisa bertahun-tahun tidak pulang bahkan lebaran pun ada di kampung orang.

Sekarang semuanya berubah. Seperti ada tali yang menarik saat pergi jauh dari rumah untuk segera kembali. Wajah si gendut yang manis selalu saja terbayang. Suaranya memanggil "bebebebe mmmmmuammmamm ..." membuat rasa rindu tidak tertahankan.

Begitulah bila berbicara soal anak. Pikiran pun melayang mengingat kedua orang tua yang hingga kini masih sering repot dengan urusan anaknya. Mereka tentu melakukan hal yang sama kepada anaknya. Mereka selalu kangen dan tidak ingin jauh dari buah hatinya.

Saatnya tiba untuk berkemas. Persediaan tidak perlu banyak-banyak. Yang tidak boleh lupa adalah membwa handphone kesayangan untuk swafoto di Situ Patenggang dan Kawah Putih. Tujuan utama ke Pondok Pesantren tempat dulu belajar agama.

Situ Patenggang
Keinginan sangat besar untuk menjelajahi Bandung dan sekitarnya. Ada rencana besar untuk kawasan Lembang, Tangkuban Parahu, Dago, Riau, dan yang lainnya. Namun sehari manalah mungkin bisa menjelajahi semuanya.

Mengenang, itulah salah satu yang ada dalam agenda. Kenangan masa-masa indah di Bandung selalu muncul sesaat tiba di beberapa tempat yang dulu pernah dipakai jalan-jalan, nongkrong, ngopi, mengaji, kuliah, dan seterusnya.

Pesona Bandung selalu mewarnai bidang ingatan dengan kanvas kelembutan. Dan tulisan ini harus segera dihentikan karena harus bersiap untuk keberangkatan. Inginnya di saat nanti bisa pergi jauh hingga ke Makkah dan Madinah. Amin

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.