3 Alasan Mengapa Anda Tidak Mendapatkan Simpati

Anda ingin diterima setiap orang, kalangan, dan golongan. Anda ingin dipercaya dan dipersilahkan. Apakah anda ingin dihargai dan selalu mendapatkan sambutan. Sayangnya tidak semua harapan-harapan itu tidak selamanya jadi kenyataan.

Bila anda mengalami yang sebaliknya itu tandanya anda harus berpikir ulang tenang diri anda menurut orang lain. Memposisikan diri sebagai penilai terhadap diri anda sendiri dari sudut pandang orang lain sangat penting.

Tahapan pertama yang harus diketahui dan diyakini bahwa tidak akan semua orang menyukai anda dan tidak semua orang membenci anda. Selalu ada dua kelompok besar di sana. Bahkan kelompok ketiga sangat membingungkan. Ia tidak tahu anda dan tidak perhatian kepada anda bukan karena benci ataupun suka.

Oleh karena itu perlu kiranya membuat kemungkinan-kemungkinan yang rasional. Panduan ini barangkali akan menjadi bantuan yang sederhana untuk mengerti semuanya. Silahkan sempatkan waktu untuk membaca artikel singkat ini.

Pertama Mungkin Anda Sok Tahu
Orang pada umumnya tidak suka terhadap orang yang sok tahu. Seperti mengetahui semua ilmu dan kayaknya tidak ada pengetahuan yang tidak diketahuinya. Bila anda ingin mendapatkan simpati maka janganlah sok tahu. Kalaupun anda tahu maka cara menyampaikannya harus bagus dan situasinya tepat.

Kedua Mungkin Anda Sombong
Orang sombong jarang mendapatkan simpati. Bukan hanya jarang malah tidak. Karena orang sombong tidak peduli terhadap orang lain. Ia suka pamer dan yang lain dianggapnya tidak sederajat dengan dia. Bila ingin mendapatkan simpati maka jangan sombong.

Ketiga Mungkin Anda Tidak Baik
Orang culas tidak akan mendapatkan simpati. Orang-orang lalin akan ketakutan saat ada di dekat orang seperti ini. Kekhawatiran itu muncul karena ulah-ulah kecil yang mengganggu orang lain. Akhirnya mereka pun punya citra buruk apabila ada kegiatan besar yan dilakukan bersama orang tersebut.

Keempat Mungkin Anda Banyak Mengeluh
Orang yang sakit tapi tidak mengeluh akan mendapatkan simpati. Sebaliknya pun begitu. Maka jangan suka mengeluh agar hati tenang, Tuhan rido, dan kolega, tetangga, dan keluarga akan simpati dan siap membantu.

Selanjutnya tentu saja masih banyak daftar yang bisa melanjutkan alinea ini. Harapan terbesar anda adalah menjadi pribadi yang lebih baik. Sesungguhnya orang baik adalah orang yang paling bahagia dengan dirinya.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.