Mengapa Tuan Suka Sekali Beristigfar?

Mengapa Tuan Suka Sekali Beristigfar?

Siapa yang mau menjawab pertanyaan ini silahkan kirimkan jawaban ke kolom komentar. Yang jelas dalam sebuah kesempatan kami pernah mendengarkan seseorang berkata bahwa hal paling senang ia bacakan di samping bacaan yang lain adalah bacaan istighfar.

Yang mengatakan itu kepada kami bukanlah seorang yang mengerti dalil-dalil. Hanya saja menurut kami hal itu timbul dari pemahamannya yang benar tentang kedudukan Allah sebagai pencipta dan kedudukan dirinya sebagai makhluk.

Dalam kalimat-kalimat yang mengalir deras ia hanya mengatakan bahwa itu bentuk cinta, takut, dan harap saya kepada Allah. Memang para ulam juga mengatakan demikian. Ia mencintai bacaan-bacaan dzikir dan tidak mengapa ia lebih mencintai istigfar.

Istighfar juga bentuk harapan kepada Allah katanya. Tentu Allah itu kan maha Tahu dan paling paham dengan kebutuhan makhluknya. Manusia yang bijaksana saja tahu gerak-gerik tubuh dan gaya bahasa orang lapar dan tanpa berbasa-basi ia langsung mengajak makan.

Apalagi Allah lebih tinggi dari contoh yang rendah seperti itu. Seperti janjinya bahwa yang bertaubat akan dikasihani olehNya. Maka saat beristighfar ia berharap kebutuhannya dan keperluannya dipenuhi Allah dan Ia tahu Allah maha Bijaksana.

Takutnya kenapa? Istighfar itu adalah cara menyikapi ketakutan yang beralasan. Alasannya adalah karena Allah. Mungkin ketakutannya sama dengan ketakutan yang dirasakan oleh orang lain. Tapi saat ia beristigfar ketakutannya akan dihilangkan Allah SWT.

Mengapa Tuan Suka Sekali Beristigfar?

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.