Haruskan Ada Orang Tua Yang Digugat Anaknya

Tertegun bila anda masih punya hati menyaksikan tayangan televisi sore tadi. Ada orang tua digugat perdata oleh anaknya di pengadilan. Sudah gugatan itu tidak sesuai nurani banyak orang, ternyata ada riba juga di dalamnya.

Sebelumnya kami menurunkan catatan sederhana tentang ini dengan tema Asalkan Tidak Nyuruh Maksiat Taat Saja. Allah membuktikan bahwa dosa berbuat riba ini akan menghancurkan pelakunya. Kalau pun sang anak nantinya menang di pengadilan namun sejak awal ia sudah kalah.

Haruskan Ada Orang Tua Yang Digugat Anaknya
Menyebalkan
Seharusnya kepada orang tua tidak usah terlalu hitung-hitungan. Ibarat kata kamu dan hartamu adalah milik orang tuamu. Walaupun orang tua anda meminta perusahaan anda maka anda harus memberikannya. Bila pun anda telah memberikan gunung mas kepada mereka, maka itu tidak cukup.

Apalagi ini hanya uang yang jumlahnya segitu memakai riba juga. Kenapa tega akad ada gaya-gaya lintah darat seperti itu. Tampang kaya pintar tapi bloonnya minta ampun. Penampilan sih OK tapi pemikiran sudah kebas. Pemikiran dan bicaranya tampak seperti orang modern. Tapi modern macam apakah yang berbuat begitu.

Tapi kami tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Anda mungkin akan juga bertanya mengapa terjadi begitu. Kenapa tidak dibebaskan saja. padahal kalau ia merelakan bisa jadi itu akan lebih bermanfaat. Silaturahim terjaga, dapat pahala infaq juga, berkah juga.

Kalu sekarang bagaimana? Dicaci maki oleh tetangga, dengan keluarga jauh, semua orang takut bergaul. Kenapa takut bergaul dengannya? Karena kalkulator mereka tidak mati. Orang takut bila ada pemberian dari mereka jangan-jangan dihitung, ditambah, dikali, dibbagi, dikurang, di akar, dan dipangkatkan.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.