Ghibah yang Anda Berlindung dari pada Keburukannya

Tentang seorang yang anda dengar memakan daging busuk mayat saudaranya. Betapa merinding bulu kuduk anda. Terbayang aroma yang menyengat. Tentunya lebih busuk aromanya dari pada bangkau tikus di dapur anda.

Bagaimana kalau ada orang yang memakan bangkai tikus. Tentu anda akan sangat jijik, bukan? jangankan melihatnya mendengarkan cerita yang begitu anda sudah tidak mau. Bagaimana pula kalau bukan bangkai tikus busuk yang dimakan? Tapi Bangkai manusia yang juga membusuk!

Kabar buruknya adalah anda sering melakukannya.

Dan tindakan anda lari darinya lalu berlindung kepada Allah dari keburukannya, itu sangat tepat. Bagi anda itu jana keselamatan. Anda tidak akan bisa langsung soleh dengan membicarakan keburukan orang lain.

Keburukan orang harusnya ditutupi, bukan? Selama ia tidak melakukannya terang-terangan anda dilarang mebuka aibnya. Kecuali bila yang melakukannya itu sengaja di muka umum menentang aturan-aturan Allah SWT.

Anda juga harus ingat. Betapa sulit memohon maaf kepada orang lain. Tidakkah anda berpikir, bagaimana kalau orang yang aibnya kita buka tidak pernah bertemu lagi dengan anda. Kalau begitu bagaimana anda meminta maaf padanya.

Bagaimana kalau bukan hanya satu orang yang direpotkan oleh tindakan anda itu? bagaimana kalau sekampung? Betapa merepotkan tindakan anda itu. Semuanya hanya akan menjadi beban bagi anda. Bukan hanya bagi akhirat anda tapi dunia anda akan terbelenggu dengan itu.

Ghibah yang Anda Berlindung dari pada Keburukannya
Ghibah yang Anda Berlindung dari pada Keburukannya

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.