Jangan Pacaran, Apa Alasannya?

Mengapa saya melarang anda berpacaran? Ini sebagian yang bisa saya utarakan kepada anda dalam tulisan yang sederhana dan singkat ini. Saya mendapati bahwa dalam pacaran terdapat banyak sekali bahanya. Dan silahkan lanjutkan ke alinea berikutnya.

Petama pacaran banyak melanggar larangan Allah. Allah SWT telah memerintahkan kita untuk menundukkan pandangan. Karena fungsi mata itu bukan melihat. Tapi, fungsi mata adalah untuk melihat yang halal dilihat. Dan wanita atau pria yang bukan istri atau suami kita tidak boleh dipandangi.

Kejadian pada pacaran bagaimana. Yang terjadi adalah salig berpandangan dan ini adalah adegan yang dihalalkan dalam pacaran. Padahal ini adalah pelanggaran terhadap syaria agama Allah SWT. Dan kejadiannya tidak sampai di situ. Karena selanjutnya yng dipandangi bukan hanya wajahnya tapi anggota tubuh yang lainnya.

Percaya atau tidak pacaran bukanlah ta'aruf. Sangat beda sekali antara kedauanya. Perbedaannya baikan langit dan bumi. Taaruf adalah jalan atau cara yang diridoi Allah saat seseorang akan memilih calon suami ata isterinya.

Saat taaruf dilangsungkan anda baru boleh melihat wajahnya, telapak tangannya, atau sebagian kakinya. Dan itu diperbolehkan tanpa diperdebatkan lagi. Bagaimana dengan melihat pacar. Percayalah itu berdosa. Dan bila itu berlangsung lama maka dosanya semakin bertumpuk.

Percayalah bahwa menikah lebih baik dari pada berpacaran. Maka para lelaki yang nafsu syahwatnya telah menggebu maka lekaslah memantaskan diri dan carilah penghasilan. Dan bila belum ada, maka bagi para orang tua lebih baik menyiapkan satu piring nasi lagi untuk menantu kita dari pada membiarkan anak berzina.

Sadarilah wahai kawan, bahwa dorongan syahwat itu berlangsung sangat cepat. kalau pun engkau mengatakan bahwa hubungnmu terjaga kesuciannya tetap saja bahwa saat berduaan engkau telah melanggar aturaNya pula.

Ketahuilah bahwa setiap orang tua besar kekhawatirannya bila engkau ke sana-ke mari dengan orang yang bukan suamimu dan bukan pula iterimu. Itu hanya akan membuat jantung orang tuamu berdegup kencang hampir-hampir saja nafasnya sesak.

Selanjutnya bahaa lain saat berpacaran bisa engkau pikirkan. Dan bila ngkau katakan bahwa ta'aruf tidak bisa menjamin langgengnya pernikahan maka ketahuilah bahwa pacaran pun tidak. Hanya perbedaannya adalah satu dari dua hal itu diridoi dan yang satunya tidak.

Bagi generasi muda yang sering bergonta-ganti pacar maka hatinya akan semaki koyak dan tercabik hingga hilang bashirah dan iar muka dari dirinya. Dan lihatlah generasi muda yang jadi lemah gara-gara kegalauan sering menghampiri dirinya.

Kasihanilah suamimu atau isterimu nanti yang hanya akan mendapatkan sisa cintamu meskipun kamu mengatakan bahwa cintamu padanya sangat besar dan melebihi besarnya cintamu kepada mantan-mantan pacarmu.

Namun ingatlah bahwa cintamu masih dan sudah terbagi. Sementara waktu berlalu kenangan-kenanganmu dengan laki-laki atau wanita-wanita lainnya tetap abadi dalam ingatan dan tidak akan hilang dan luput dari ingatnmu sepanjang masa.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.