Belajar Ikhlas dari Bayi

Bayi selalu lucu. Setip orang ingin membuatnya tersenyum dan saat ia tersenyum semua yang melihatnya akan tersenyum bahkan tertawa melihatnya senyumannya.  Mengapa demikian?  Karena ia melakukannya dengan tulus ikhlas.

Saat sang bayi menangis pun tidak jarang orang tertawa. Karena tangisannya sangat lucu. Begitulah, bayi tersenyum dengan tulus dan saat ia menangis pun dilakukannya dengan tulus. 

Dari tingkah sang bayi dapat kita mengambil pelajaran bahwa sebisa mungkin ketulusan itu selalu menjadi bagian hidup apapun dan dimana pun. Karena hanya dengan bakal ini hidup akan berhasil

Kebalikan dari ketulusan adalah kepura-puraan. Fenomenanya adalah saat berada di hadapan orang ia terlihat tulus sementara saat sendiri maka akhlak buruknya terlihat sangat jelas. 


 


logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.