Inilah 7 Hal yang Paling Tidak Disenangi Siswa Dari Gurunya Saat Berada di Kelas

Saat berada di kelas ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan seorang guru saat ada di kelas. Dalam catatan ini saya hanya mencatat apa yang saya rasakan saat berada di kelas dan ada seorang guru yang lagi mengajar.

Pertama,

Umumnya (tidak terjadi pada semua orang) para murid tidak menyukai bila namanya dieja dengan salah. Meskipun terlihat sederhana namun ini sangat tidak menyenangkan. Maka sebisa mungkin guru harus tepat menyebut nama siswanya.

Inilah 7 Hal yang Paling Tidak Disenangi Dari Grunya Saat Berada di KelasKedua,

Salah memanggil orang. Pada umumnya (tidak ada ukuran baku) orang tidak akan senang bila dirinya dipanggil dengan nama lain. Karena, sebuah nama adalah identitas inti dan tidak boleh diganti dengan yang lain. Maka diupayakan untuk mengetahui orang sekaligus dengan namanya.

Ketiga,

Para murid biasanya akan sangat tidak senang bila gurunya mengerjakan pekerjaan lain, seperti menggunakan laptop dan gadget. Kecuali ia menggunakan media yang mendukung terhadap kesuksesan pembelajaran.

Keempat,

Sebagian besar para siswa tidak senang bila gurunya berbicara ngelantur dan keluar dari materi pokok yang diajarkan. Meskipun dalam tataran tertentu diperbolehkan sebagai pengayaan namun bila over akan membuat mereka bosan.

Kelima,

Para siswa tidak begitu suka kepada guru yang suka menceritakan dirinya sendiri. Hal itu mencakup pengalaman hidupnya maupun keluarga dan anaknya. Sebisa mungkin bila tidak untuk memotivasi tidak perlu disampaikan.

Keenam,

Peserta didik tidak sedikit yang tidak suka bila gurunya "seperti" hanya memperhatikan yang pintar saja sementara yang kurang pintar "merasa dicuekin". Maka sebisa mungkin harus membagi perhatian dengan sama.

Ketujuh,

Para siswa tidak kurang banyaknya, yang tidak senang bila pertanyaan yang disampaikan kepada gurunya dijawab dengan guyonan. Sebisa mungkin pertanyaan harus mendapatkan jawaban yang sesuai.

Ketujuh,

Semua siswa (tampaknya) sangat tidak senang dengan guru yang selalu "marah-marah (ingat! beda sekali antara marah dan marah-marah). Maka sebisa mungkin guru tidak menjadi orang pemarah apalagi meluncur perkataan yang tidak baik.

Sekian saja, dan anda tidak usah melengkapinya. Mari perbaiki kualitas pembelajaran di Indonesia ini agar menghasilkan pribadi yang baik, shalih, dan cerdas. Semua yang ada dalam proses pendidikan harus diupayakan sukses dan berhasil.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.