Bagaimana Jadinya Bila Guru Sibuk Berbisnis?

Tidak ada yang dalah dengan berbisnis. Sebelum menjadi seorang nabi dan rasul ternyata Nabi Muhammad adalah seorang pedagang yang melakukan aktifitas bisnis. Para sahabat Nabi juga banyk yang memainkan peranan sebagai businessman.

Mempertimbangkan kenyataan di atas maka tidak ada salahnya bila disamping sebagai guru seseorang juga melakukan kegiatan bisnis. Salah satu yang bisa diambil sebagai contoh adalah Imam Abu Hanifah yang merupakan pengusaha kain yang sukses.

Namun pertanyaan dalam judul ini bisa menjadi peringatan agar para guru yang menggeluti bisnis dan menekuni hobi lain yang bisa menambah penghasilannya agar tetap bisa berada dalam koridor yang benar.

Yang terlarang dan tentu tidak elok adalah bila guru tidak mampu mendidik dengan baik muridnya gara-gara keteteran mengatur jadwal yang terbagi antara aktifitas bisnis dan mendidik. Bila mampu menyeimbangkan tentu lebih baik.

Inilah catatan pendek yang menurut saya sangat penting untuk diperhatikan terutama oleh para pengajar dan pendidik baik di lingkungan pendidikan formal maupun non formal. Bila ada kekurang mohon untuk diingatkan dan kirimkan komentar anda di tempat yang sudah disediakan.

Bagaimana Jadinya Bila Guru Sibuk Berbisnis?

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.