Yang Bersedekah Dalam Pandangan Orang Dulu dan Sekarang

by Wita Saida , at Oktober 10, 2016
Sedekah atau Shadaqah itu amalan utama.
Ini salah satu bentuk charity atau kepedulian.
Cerminan hati yang penuh welas asih.
Sumbernya bisa karena ilmu, dan yang lainnya.

Melakukan sedekah itu mudah.
Dan semakin bermanfaat semakin baik.
Bila ada yang sangat lapar memberi makanan adalah sedekah terbaik.
Apalagi bila makanannya lezat dan bergizi.

Bagi yang membutuhkan senyuman.
Maka senyuman yang tulus adalah sedekah utama.
Mungkin dia uang punya tapi sedang takut.
Dan senyuman dari kita membuatnya berani dan harapannya kembali lagi.

Bersedekah bukan tanpa halangan.
Seringnya dari dalam diri sendiri.
Ada dua jalur penghalang.
Mungkin karena bakhil.
Atau karena rakus.
Sumbernya sama saja,
Yaitu kurang iman.

Tantangan berikutnya adalah pandangan orang,
Omongannya sering membuat sang calon dermawan tidak jadi melakukannya.

Bila ada yang bersedekah dengan harta yang banyak,
Mereka mengatakan: "Dia riya."

Dan bila ada orang bersedekah dengan sesuatu yang sedikit,
Mereka mengatakan: "Allah tidak membutuhkan satu sha' ini."

Maka akhirnya Allah menurunkan ayat untuk membimbing kita semua:

لَّذِينَ يَلْمِزُونَ المُطَّوِّعِينَ مِنَ المُؤْمِنِينَ فِي الصَّدَقَاتِ وَالَّذِينَ لاَ يَجِدُونَ إِلَّا جُهْدَهُمْ
Yang Bersedekah Dalam Pandangan Orang Dulu dan Sekarang
Yang Bersedekah Dalam Pandangan Orang Dulu dan Sekarang - written by Wita Saida , published at Oktober 10, 2016, categorized as Opini
Comment disabled
Copyright ©2013 Sarip Hidayat by
Theme designed by Damzaky - Published by BLOG MR.W
Powered by Blogger