Inilah Pertanyaan Yang Jangan Disampaikan Kepada Orang Lain, Kalau Momentnya Tidak Tepat

Dalam catatan ini yang saya maksud adalah pertanyaan yang diawali dengan kata mengapa atau kenapa. Adapun sikap yang ditunjukkan saat menggunakannya dengan nada mempertanyakan maksud dari perbuatan tertentu yang dinilai tidak tepat oleh si penanya.

Pernah bukan Anda mendapatkan lemparan pertanyaan seperti ini dengan redaksi yang beragam. Dan pertanyaan ini bukan hanya mempertanyakan sesuatu yang serius saja namun bahkan bisa jadi pada sesuatu hal biasa.

Kita ini di lontarkan (kata mengapa) maka yang tadinya tidak terlalu penting namun bisa menjadi gawat urusannya. Karena si penanya menganggap penting sesuatu yang dipertanyakan sementara yang ditanya menganggapnya tidak atau kurang penting.

Dalam contoh di atas ada kesenjangan persepsi yang terjadi. Dan pertanyaan mengapa ini akan semakin tajam maknanya bila ia dilontarkan dengan nada retoris. Maksudnya adalah bertanya dengan pengertian menuntut pertanggung jawaban dan sama sekali tidak membutuhkan jawaban.

Dan semakin impressive lagi maknanya bila pertanyaan retoris ini dilakukan berulang kali. Sampai tahapan inilah maka masalah yang dipertanyakan akan mempertegas konflik yang akan terjadi. Selanjutnya akan terjadi ketidakpercayaan kepada yang ditanya.

Maka dalam ulasan ini bukan berarti menghalangi kebebasan berekspresi atau kalau dalam dunia Cyber ada yang disebut Cyber Bulying yang membuat seseorang akan hilang kebebasan untuk berekspressi termasuk mempertanyakan sesuatu dalam bentuk catatan atau tulisan, yang kami maksud adalah agar berhati-hati menyampaikannya

Demikian catatan kami,
Terima kasih.


Inilah Pertanyaan Yang Jangan Disampaikan Kepada Orang Lain, Kalau Momentnya Tidak Tepat

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.