Tips Sukses dari Surat Quresy

Saya pertama kali mendengar ini dari Prof. Mahmud, rektor U.I.N Sunan Gunung Djati Bandung saat ada workshop di Hotel Belaga Biru Cipendawa Cipanas Cianjur. Saat itu beliau bercerita tentang satu moment saat beliau mengajar di kampus IPDN.

Saat itu salah seorang mahasiswa kampus tersebut menyatakan bahwa Ayat-ayat Al-Qur'an itu tidak operasional. Maka salah satunya ia mencontohkan dengan salah satu surat yaitu Surat Al-Quraisy atau biasa disebut banyak orang dengan Surat Quresy atau Surat Li-iilaafi karena memang dimulai dengan kata tersebut.


Maka setelah mendengarkan pernyataan tersebut Prof. menyatakan bahwa minggu depat atau pertemuan berikutnya akan dibahas lebih dalam. Dan sepulang dari sana Prof mengumpulkan para ahli tafsir Al-Qur'an untuk membahas ini.

Setelah dibahas ternyata banyak sekali kandungan dari Surat Al-Quraisy ini. Semakin dalam pengetahuan seseorang terhadap Al-Quran maka akan semakin banyak pelajaran dan rumus-rumus yang akan didapatkan bahkan yang sangat operasional.

Salah satu yang diangkat dalam masalah ini adalah Tips Sukses yang diambil dari surat Al-Quraisy ini. Sebagaimana yang diketahui bahwa surat ini bercerita tentang suatu suku bangsa Arab yang terkemuka, yaitu Quraisy. 

Mereka adalah kalangan orang-orang kaya dan terkemuka. Mereka adalah pemimpin bagi kabilah-kabilah yang lain. Mereka adalah suku yang berhak atas pemeliharaan dan pengaturan segala hal yang berkaitan dengan rumah suci.

Pertama
Li-iilaafi

Artinya  karena kebiasaan. Maka dapatlah dikatakan bahwa suku Quraisy menjadi suka yang terkemuka karena mereka punya kebiasaan yang dapat menghantarkan mereka mencapai kesuksesan. Siapa pun yang ingin menggapai kesuksesan harus menapaki jalan sukses yang ditapaki orang-orang yang terdahulu dan orang-orang masa kini.

Kedua
Rihlah

ini artinya seorang yang ingin sukses maka harus berani mengarungi dan menjelajahi medan yang luas mencari koneksi dan merangkum banyak pengetahuan yang cukup. Bahkan perjalanan ini bukan hanya jauh tapi juga lama selama musim masih terus berganti
Ketiga
Falya'buduu

Ini artinya kalau ingin sukses maka harus menempatkan semua keinginan, harapan, pengorbanan dan perjuangan hanya karena Allah saja dan dalam rangka ibada kepada-Nya. Siapapun yang menyerahkan hidupnya kepada Allah maka hidup akan melayaninya dengan semua kesenangannya.

Saya rasanya belum bisa melanjutkan catatan ini karena keterbatasan ilmu pengetahuan dan pemahaman. Kiranya anda semua bisa melengkapinya. Silahkan kirimkan komentar anda di kolom yang telah disediakan.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.