Perumpamaan Guru, Peserta Didik, dan Orang Tua

Sejumlah perumpamaan dan peribahasa tentang 3 komponen di dunia  pendidikan sangat bagus dan mengena. Bayak juga jargondalam dunia pendidikan yang sangat menarik untuk diambil makna dan pengertiannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang tinggi.

Kali ini kami ingin sekali mengingatkan bahwa seseorang sama sekali tidak boleh melupakan bahwa pengetahuan yang dimiliki sekarang ada andil seorang guru yang mengajarkannya. Kalau pun anda sekarang merasa bahwa itu hasil upaya anda sendiri namun sesungguhnya akselerasi itu ada kaitannya dengan jasa seorang guru yang menginspirasi

Kita akan menyimak perumpamaan yang menjadi peringatan tentang hal ini. Dalam dunia pendidikan antara orang tua, peserta didik dan guru harusnya saling bekerja sama. Dan ketiga komponen ini sering diumpamakan sebagai berikut.

Kopi

Orang tua itu bagaikan kopi dengan warna dan tingkat keharuman yang beragam. Ini masih bahan baku yang belum begitu nikmat rasanya bila belum bersatu dengan komponen lainnya. Agar rasanya lebih mengena maka kopi membutuhkan gula.

Gula

Guru disamakan dengan gula yang memberikan rasa. Agar rasanya manis maka kopi harus dicampur gula. Bila ingin lebih manis maka gulanya harus ditambahkan lebih banyak lagi. Selanjutnya seperti itu hingga rasanya pas sesuai selera masing-masing. Setelah kopi dicampur rasa jadilah kopi itu memiliki rasa.

Rasa

Peserta didik disamakan dengan rasa. Bila gulanya banyak maka rasanya menjadi sangat manis

Namun saat kita ingin rasa yang enak dan manis maka gula yang dibutuhkan dan dicampurkan. Dan ia mempunyai tanggung jawab besar bahkan sering kali menjadi kambing hitam bila rasa yang dihasilkan tidak sesuai harapan. Dan setelah gula itu menghadirkan rasa yang enak yang dipuji adalah kopinya. Dan oang yang measakannya mengatakan "nikmat sekali kopi ini."

Perumpamaan Guru, Peserta Didik, dan Orang Tua

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

  1. Bagus pak artikelnya, menginspirasi sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih telah berkunjung Hanif Aqila . . .Saya cuma mendengar ada yang seperti ini

      Hapus

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.