Terpesona Doa Ibnu Mata

Sebelum menyusuri ngarai dan bukit, menjelajahi pantai dan mengarungi samudera, ada baiknya mengaji dahulu. Hari ini hari Jum'at baik sekali membaca Surat Al-kahfi yang menjadi cahaya.

Kali ini kami mengangkat sepenggal hikmah dari sebaris doa mulia seorang Ibnu Mata. Siapakah Ibnu Mata ini. Bukankah itu berarti anak Mata ?! Siapakan orang ini? Ikuti terus penjelasannya di sini !!!



Dialah Nabi Yang mulia Yunus alaihissalam. Ia adalah putra ayahnya yang bernama mata. Ia orang Ninawa. Dimanakah itu? Itu adalah sebuha daerah yang termasuk wilayah Mesir.

Langsunfg saja,
Nabi Yunus mengucapkan secara berulang-ulang selama di dalam perut ikan yang gelap di dasar samudera. Apa doanya? Doanya adalah Laa ilaaha illaa anta, subhaanaKa, Inni kuntu minazzhaalimin.

Para ulama membagi doa ini menjadi tiga.

Laailaaha illaa anta

Lafazh ini merupakan pengukuhan ketauhidan. Bahwa hanya Allah saja yng berhak disembah dengan sebenar-benarnya. Tidak ada tuhan yang lain yang berhak dicintai, ditakuti, dan diharapkan kebaikannya kecuali Allah saja.

Subhanaaka

Ini adalah penggalan kedua. Hikmahnya adalah semua yang diciptakan dan yang dilakuka oleh Allah adalah baik. Semuanya baik. Hanya akal manusia saja yang tidak mampu menyingkap tirai rahasianya.

Inni kuntu minazzhaalimin

Penggalan doa ini adalah pengakuan akan kekurangan diri sendiri. Ini adalah doa yang tawadhu dan merendah. Pengakuan ini akan lebih berpengaruh ada perbaikan kualitas iman dan amal.

Itulah sebait doa pendek yang merangkum banyak kebaikan. Keberkahan akan diapatkan oleh yang sering melantunkannya dalam keadaan khusyu dan penuh dengan pengakuan akan tidak adanya kemampuan sedikitpun pada diri ini kecuali atas pertolongan Allah semata.
 

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.