SUDAHKAH KITA BERDOA MEMOHON KEAMANAN NEGARA?

SUDAHKAH KITA BERDOA MEMOHON KEAMANAN NEGARA? - Kita tidak pernah meminta akan lahir dimana. Kita juga tidak meminta siapa yang akan jadi ayah dan ibu kita. Hal ini merupakan taken for granted. Kita tinggal mensyukuri dengan kelapangan dada.

Sekarang kita berada di negara Indonesia. Negara yang sangat kita cintai. ia indah dalam prosa dan puisi. Ia cantik di hati dan mempesona di dalam jiwa. Ia adalah bumi yang menerima Islam dengan baik.

SUDAHKAH KITA BERDOA MEMOHON KEAMANAN NEGARA?
SUDAHKAH KITA BERDOA MEMOHON KEAMANAN NEGARA?

Dari dulu orang baik dan orang jahat selalu ada. Begitu pun pada masa sekarang kedua golongan itu ada, bahkan sampai nanti pun terus begitu. Keamanan negara akan terjadi bila kejahatan di suatu negara sangat minim atau bahkan tidak ada.

Kita mendambakan negara yang aman. Kita bebas untuk beribadah dan beramal di dalamnya dengan hati lapang. Dan bila di suatu negara masih ada kejahatan bukan berarti kita berhenti beramal. 

Sekarang marilah kita meneladani akhlaq nabi Ibrahim. Dalam rangkaian kisahnya ia pernah berdoa untuk keamanan negeri Makkah. Negeri ini adalah tempat yang diberkahi. Di dalamnya bukan tidakk pernah terjadi kejahatan dan pertumpahan darah, namun negeri ini terus menghasilkan penjaga-penjaganya. Maka keamanan negara bukan berarti sama sekali bersih dari kejahatan namun negeri yang aman juga adalah negeri yang di dalamnya ada orang-orang baik yang berbuat untuk keamanannya.

Inilah doa Nabi Ibrahim;

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُمْ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ قَالَ وَمَنْ كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ قَلِيلًا ثُمَّ أَضْطَرُّهُ إِلَى عَذَابِ النَّارِ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

Dan ingatlah tatkala Nabi Ibrahim berdoa, "Duhai Tuhanku, jadikanlah negeri ini sebagai negeri yang aman, berikanlah penduduknya rizki dari buah-buahan, yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah swt. dan hari akhir di antara mereka, Allah swt. berfirman, barang siapa yang ingkar maka Aku akan memberikan sedikit kesenangan kepadanya kemudian aku akan paksa dia masuk kedalam neraka, sungguh neraka itu seburuk-buruk tempat kembali.

Dalam ayat yang lain Nabi Ibrahim as berdoa;
رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

Duhai Tuhanku, jadikanlah negeri ini sebagai negeri yang aman, dan jauhkanlah aku dan anak keturunanku dari menyembah berhala.

Inilah Nabi Ibrahim yang begitu santun memohon kepada Allah swt untuk keamanan negeri Makkah. Kita wajib meneladaninya. Bila kita belum menjalankannya maka mari mulai dari sekarang dan terus-menerus.

Bahkan dalam ayat yang kedua ini Nabi Ibrahim 'alaihissalam memohon agar dirinya dan keterununannya dijauhkan dari kemusyrikkan. Negara yang damai namun orang-orangnya musyrik tetap saja negara itu adalah negara yang tidak aman dari datangnya keputusan Allah yang pahit terhadapnya, demikian yang dijawab Allah swt dalam doa Nabi Ibrahim alaihissalam  dalam ayat yang pertama.

Semoga Kita semua diberikan keimanan yang mengamankan diri kita dan orang lain. Amin... 

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.