Kenapa Sebelum UN Harus Berdo'a dan Istighatsah ???

Kenapa Sebelum UN Harus Berdo'a dan Istighatsah ??? - Jawabannya karena sangat penting. Apakah UN-nya yang penting atau do'a-nya yang penting? Atau kedua-duanya penting?

Do'a sangat penting karena ia adalah aktifitas asasi yang wajib dilakukan manusia dan jin. Dua makhluk dengan dua alam yang berbeda ini harus beribadah. Dan ibadah paling asasi adalah berdo'a.

Kenapa Sebelum UN Harus Berdo'a dan Istighatsah ???
Kenapa Sebelum UN Harus Berdo'a dan Istighatsah ???

Do'a adalah yang pertama, dasar, asas, yang kemudian menjiwai bentuk-bentuk ibadah yang lain. Hati manusia tidak akan berhenti berbicara. Ia membicarakan dirinya, orang lain, tuhannya, pengalamannya, harapannya, kesedihannya kekecewaannya, kebahagiaannya, dan banyak lagi yang lain. Dan satu lagi ia selalu berbicara dengan Tuhannya. 

Do'a dalam hati  menarik lisan untuk berbidzikir dan lisan melantunkan harapan, kebutuhan, dan keinginan. Ia mendorong tangan untuk menengadah dan tubuh untuk tunduk khusyu'.

Apakah saat akan UN saja mesti Istighatsah dan berdo'a habis-habisan? Tentu jangan begitu. Setiap saat, dimanapun, dan kapan pun haruslah kita selalu hadir menghadapkan diri keharibaan Allah swt.

Bagaimana dengan fenomena sekarang, yang kalau akan UN baru berdo'a, beristighatsah, menangis, dan berharap? Itu tidak apa-apa? Daripad meminta dan berdo'a kepada selain Allah swt. Masih bagus datang kepada Allah saat ada maunya dari pada sama sekali tidak menghadap Allah sama sekali. Dan lagi memang tidak ada yang bisa diharapkan dan tidak ada yang bisa diandalkan selain Allah swt. 

Ditambah lagi, kata siapa sekolah-sekolah hanya mengadakan Istighatsah, do'a, dan mengaji hanya saat akan melaksanakan UN. Lihatlah sekolah misalnya Gontor, di sana ful, mengolah fikir sekaligus tidak memisahkannya dengan aktifitas berdzikir. Dan sekolah-sekolah dan pesantren berdo'a merupakan aktifitas yang utama.

Memang seharusnya berdo'a itu setiap saat.Laporan dulu, bicara dulu, pamit dulu kepada Allah yang maha mengetahui. Beliau yang kalimatnya tidak akan bisa dituliskan meskipun seluruh pohon di atas muka bumi ini menjadi penanya dan lautan serta tujuh lautan lagi sebgai tintanya.

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُُ

Maka lafadz 

لَا حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Lafadz ini harus ditanmkan nilai-nilai kandungannya ke dalam kehidupan. Kita tidak punya daya untuk meninggalkan maksiat dan tidak memilki kekuatan untuk melakukan ketaatan kecuali atas izin Allah.

مَا شَاءَ اللهُ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

Sebagai siswa kita telah menanam benih-benih ilmu hingga banyak. Mulailah dengan  basmalah saat akan belajar, membaca, menulis, menghitung, menganalisis, dan aktifitas pembelajaran yang lain.

Dan kita sebagai guru maka mulailah dengan basmalah. Kita sedang menanam benih kebaikan dan harapan. Tanaman kita apakah akan baik dengan hasil panen yang berlimpah atau tidak. Mulailah dengan basmalah jangan ada ketakaburan atas ilmu dan kecrdasan yang ada dalam dada dan kepala. Sedikit saja ada kesombongan maka tanaman kita akan menguning bgaikan terbakar api atau habis seperti terkena sambitan dengan cepat dan jadilah kita terheran-heran dengan membolak-balikan tangan bagaikan orang yang bangkrut dan mendapat kerugian.

Allah swt mengajarkan bagaiman seharusnya kita bersikap dengan mengabarkan bacaan tasbih malaikat yang ta'at, selalu melaksanakan apa yang diperintahkan Allah swt kepada mereka, dan mereka tidak pernah sedikitpun membangkang kepada Allah;

قَالُوْا سُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَا إلاَّ مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ

Kekuatan, kita tidak punya, itu milik Allah swt, kita dititipi saja untuk digunakan beribadah. Ilmu pun begitu. Kita tidak tahu apa-apa, kita hanya dititipi dan dianugerahi sedikit saja dari ilmu Allah swt.. Maka walaupun seluruh umur dihabiskan untuk mencari dan mendapatkan ilmu maka itu tidak cukup. 

Maka lantunkanlah do'a-do'a ini;

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

Tunjukanlah kami ke jalan yang lurus. 

اللهم إني أسألك الهدى والسداد

Ya Allah saya memohon petunjuk dan kebenaran.

  اللهم ألهمني رشدي وأعذني من شرّ نفسي

 Ya Allah berikan ilham untuk menunjukiku

dan lindungilah aku dari keburukan diriku.

اللهم إني أسألك العافية في الدنيا والآخرة. 

Ya Allah saya memohon kesehatan di dunia 

dan keselamatan di akhirat.


Selamat melaksanakan UN, semoga lancar dan nilainya bagus. Amin

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.