ADAKAH AMALAN YANG PAHALANYA SAMA DENGAN PAHALA BERJIHAD

ADAKAH AMALAN YANG PAHALANYA SAMA DENGAN PAHALA BERJIHAD - Setiap amal yang dilakukan memiki keutamaan tersendiri. Berdo'a tidak sama dengan shalat. Thaharah tidak sama dengan zakat. Shalat jum'at tidak sama dengan haji.

Setiap amal punya definisi dan istilah tersendiri. Meski akar katanya sama namun agama telah mengajarkan istilah-istilah khusus. Seperti Shalat secara bahasa adalah do'a, namun secara istilah agama shalat bukan berdo'a meski pun di dalam shalat penuh dengan do'a.

ADAKAH AMALAN YANG PAHALANYA SAMA DENGAN PAHALA BERJIHAD
ADAKAH AMALAN YANG PAHALANYA SAMA DENGAN PAHALA BERJIHAD

Namun begitu, Allah swt maha pemurah, rahmatnya meliputi segala sesuatu, bahkan asih sayangnya mendahului kemurkaannya. Dan Allah swt tidak pernah berbuat zalim. Selamanya ia tidak bisa dituntut atas perbuatan-Nya.

Dengan rahmat-Nya bila kita terhalang untuk melakukan amalan karena suatu sebab yang diperkenankan maka kita ia menyediakan amalan lain yang menggantikannya. bahkan bila kita meninggalkan amal karena membangkang kepada-Nya tetap saja ia masih membukakan pintu taubatnya selama yang berdosa datang memohon pengampunannya.

Berkaitan dengan judul di atas. Akan kita ketengahkan sebuah keterangan dari Rasulullah saw yang sangat menggembirakan kita. Betapa tidak, Jihada adalah amalan yang utama dan besar sekali penghargaan dari Allah bagi siapapun yang melakukannya. 

Dan siapun yang dihatinya tidak ada pengharapan untuk berjihad maka imannya diperkenankan. Bukankah Rasulullah saw pernah bersabda, bahwa siapapun yang tidak memperhatikan urusan kaum muslimin maka bukan termasuk umatnya. 

Sekarang kita belum bisa berjihad karena berbagai faktor. Kaidah agama bila kita tidak bisa melakukan semuanya maka jangan tinggalkan semuanya pula.

Mari kita menyimak keterangan beliau; 

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ألا أنبئكم بخير أعمالكم وأزكاها عند مليككم وأرفعها في درجاتكم وخير لكم من إنفاق الذهب والورق وخير لكم من أن تلقوا عدوكم فتضربوا أعناقهم ويضربوا أعناقكم؟ قالوا: بلى يا رسول الله، قال: ذكر الله

Rasulullah saw. bersabda: Maukah kamu aku tunjukkan kepada sesuatu amalan yang lebih baik dari amalan kalian, lebih suci dalam pandangan tuhanmu, lebih bisa meninggikan derajatmu, lebih baik dari menafkahkan emas dan uang, lebih bai dari bertemu dengan musuhmu yang kamu memenggal leher mereka dan mereka menebas leher kalian? Sahabat menjawab; "tentu wahai Rasulullah," Rasulullah bersabda, "Amalan itu adalah berdzikir kepada Allah."

Terima lah ini sebagai kabar gembira yang disampaikan oleh utusan Tuhan kita semua. Ia berkata dengan bimbingan wahyu. Ia mengungkapkannya dengan penuh kasih sayang. Ia yang paling ingin kita selalu berda dalam keimanan.

Maka bila kita belum bisa berjihad, belum bisa beramal banyak, belum bisa berderma, maka jangan tinggalkan dzikrullah. Pertama-tama dalam hatimu. Jangan biarkan hati kita lengah. Teruslah berbicara, meratap, berdo'a, memuja dan memuji kepada-Nya dalam hati. Kemudian berupayalah untuk membawa tubuh dan lisan kita untuk melakukan seperti yang dilakukan hati kita.

Ulasan ini adalah pengingat bagi penulisnya. Bila ada yang baik maka silahkan ambil. Dan bila tidak ada kebaikan maka tinggalkan.

Alhamdulillah.
Ataghfirullah. 

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.