Renungan Malam: Do'a Terbaik Untuk Ayah dan Bunda

Renungan Malam: Do'a Terbaik Untuk Ayah dan Bunda  - Siapakah kita sebelum lahir ke dunia ini? Kita mungkin hanya makhluk yang diharapkan hadir, mungkin juga tidak, barang kali ada di antara kita adalah sosok yang sama sekali tidak diharapkan kehadirannya.

Maha benar Allah swt yang mengingatkan kita bahwa kita pernah melewati sebuah fase kehidupan, dan di fase itu kita belum menyandang sebagai makhluk yang punya kelebihan yang pantas disebutkan.

هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا
Kitamungkin hanya sebuah cairan berbau, mungkin darah, mungkin tulang berbalut daging, mungkin hanya dikatakan sebagai alaq atau "sesuatu" yang menggantung di dinding rahim. Pokoknya kita pernah melewati fase yang disebut "calon bayi".



Do'a Selamat Untuk Orang Tua
Renungan Malam: Do'a Terbaik Untuk Ayah dan Bunda

Ibu kita berada dalam kepayahan mengandung kita. Ia membawa kita ke mana-mana di rahimnya. Ia saangi kita dengan rasa sayang sepenuh langit dan bumi. Ia kabarkan kehamilannya kepada ayah dan bundanya, kerabat, tetangga, dan kawan-kawannya, bahkan ia teramat bangga dengan kehadiran kita di rahimnya.

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Terus saja begitu hingga tiba masa persalinan. Kita dilahirkan dengan nyawa ibu kita yang menjadi taruhannya. Beliau bertaruh nyawa dan pintu kematian seakan terbuka lebar. Jiwa raga ia berani persembahkan demi nafas kehidupan anaknya, -kita.

Kita lahir-Alhamdulillah. Siapa yang melahirkan kita? Apakah ibu kita enggan melahirkan kita? Sungguh ia telah rido darahnya ditumpahkan, keringatnya dikocorkan, tenaganya dikuras habis hanya agar hidup kita berada sejahtera bisa berjalan di muka bumi ini. Ia berharap kita menjejakkan kaki dengan penuh tawadhu.

Masa menyusui dan mendidik kita pun sama melelahkannya. Kita yang egois dan kemauannya tidak difahami tetap ia sayangi. Semenjak janin ada di rahimnya ibu kita telah menghiasi senyum dan wajahnya dengan raut muka yang paling indah. Tidak ada yang membuatnya tersenyum saat melahirkan kita, padahal ia lelah, sakit, dan berada pada kelemahan yang luar biasa. Namun ia tersenyum melihat kita. Kelelahannya seakan sirna dan ia langsung mampu memanggku dan menimang tubuh mungil kita ini.

Bapak kita. DDialah yang sepantasnya di sebut setelah ibu kita. Ia berjuang habis-habisan. Meredam rasa malu. Kerja aapun ia lakukan demi mengumpulkan uang untuk biaya kita dan istrinya, - ibu kita.

Kita tahu di antara para bapak itu sebelum menikah ia adalah orang pemalas. Namun semenjak kita ada di rahim istrinya ia menjadi orang yang paling gesit sedunia. Ia pergi ke sana kemari. Langkah kakinya menjadi lebar dan bertambah cepat. Telinganya tajam hingga mampu menangkap berbagai peluang. Sebisa mungkin ia menjadi orang pertama yang harus berhasil mendapatkan pekerjaan.

Kita juga tahu di antara para bapak itu ada yang sangat pemalu. Jangankan untuk pergi berkeliling menjajakan dagangan, bahkan untuk kerja di sawah dan ladang pun mereka malu dan gengsi. Namun setelah kita hadir dalam rahim ibu kita, istrinya, ia mendadak bagai orang yang hilang rasa malunya. Ia rela bekerja meski serabutan, ia bahkan menjadi orang yang sangat lantang menjajakan makanan. Tahu kah kita bahwa sebenarnya rasa malu itu masih begitu kita namun ia menahannya kuat-kuat. Kenapa? Karena ia tahu bahwa ia begitu menyayangi kita.

Kita semua tahu, bahwa ada di antara bapak itu adalah orang-orang yang memiliki wajah rupawan. Ia berdandan layaknya seorang pesohor, mukanya bening, tangannya halus, badannya kekar, dan bajunya penuh gaya.  Namun semenjak kita hadir ia tidak begitu mempedulikan penampilannya dulu. Sekarang telapak tangannya jadi kasar, mukanya tidak begitu bening, punggungnya ada bekas tanggungan. Kenapa? Karena ia sayang kepada kita hingga "lupa mengurus dirinya" seperti dahulu. Ia bilang "tidak mengapa" asalkan kesejahteraan hidup bisa kita rasakan.

Kita juga tahu bahwa di antara bapak itu ada yang pengecut sebelum kita ada di rahim istrinya. Namun ia berubah menjadi singa yang pemberani menghadapi bahaya. Ia tidak gentar dengan ujian kehidupan, ia juga tidak takut menghadapi ganasnya persaingan. Ia rela berjuang memeras keringat membanting tulang dan mempersembahkan hasil keringatnya untuk kita dan keluarganya. Ia bangga bisa melakukannya dan terus melakukannya.

Maka bagaimana pun keadaanmu sekarang -wahai anak manusia, tetap saja kita adalah seorang anak dari seorang ibu dan ayah. Kita tidak bisa lepas dari gelar abadi di kehidupan ini. Meski jarak memisahkan kita tetap punya ibu dan ayah.

Kita mungkin sekarang kaya raya dan bisa memberikan segalanya kepada mereka berdua. Alhamdulillah bila begitu. Namun ingat itu belum cukup dan tidak sebanding. Meskipun yang ibu dan bapak mu berikan tidak sama dengan yang kita berikan sekarang, misalnya sekarang kita bisa memberikan fasilitas mewah kepada mereka seperti rumah, mobil, dan lain-lain sementara dulu ibu dan bapakmu tidak memberikan semua itu kepada kita, tetap saja itu belum cukup dan selamanya tidak akan bisa sebanding walau hanya menyamai satu tarikan nafas ibu, dan tidak akan sebanding dengan satu kelelahan bapakmu dulu.

Maka mari menghaturkan do'a terbaik untuk ibu dan bapak kita. Allah dan kemudian rasulnya memberikan tuntunan do'a terbaik untuk ibu dan bapak kita berikut ini;

Do'a Terbaik Untuk Ayah dan Bunda

Dalam Al-Qur'an tercantum banyak sekali do'a orang-orang shalih yang berdo'a untuk ayah dan bundanya. Di antara mereka adalah para nabi teladan umat sepanjang masa. Pelajari lah bagaimana mereka begitu menghormati dan menyayangi mereka. Para nabi ini sangat mengharapkan kbaikan dari Allah tercurah kepada orang tua mereka.

Baiklah mari kita simak Allah swt merekam do'a-doa para nabi, malaikat, dan orang-orang shalihberikut ini;

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا 
 Ya Tuhanku ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa saja yang masuk ke rumahku dalam keadaan beriman, dan semua orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, dan janganlah engkau tambahkan bagi orang-orang zhalim kecuali kehinaan.

Do'a ini adalah do'a yang dibacakan oleh Nabi Nuh 'alaihissalam. Do'a ini tercantum pada Surat Nuh [71] ayat ke (28). Kita sebisa mungkin harus mengamalkannya.
رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Ya Tuhan kami, ampunilah aku, ibu dan bapakku, dan sekalian orang-orang yang beriman pada hari terjadinya hisab.

Do'a ini adalah salah satu do'a Nabi Ibrahim 'alaihissalam. Bacaan do'anya ada di Surat Ibrahim [14] ayat ke (40). Sangat baik untuk didawamkan dengan penuh komitmen. 

رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ
Ya Tuhanku selamatkanlah aku dan keluargaku dari perbuatan jahat yang mereka lakuakan.

Ini adalah salah satu do'a Nabi Luth 'alaihissalam. Kata wa ahlii dalam do'a tersebut bisa mencakup ayah bunda, anak, dan isteri. Do'a ini bisa kita baca dalam Al-Qur'an Surat Assyu'ara [26] Ayat (169) 

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
Ya Allah Berilah aku ilham agar dapat mensyukuri nikmay-Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku, dan ibu bapakku, dan untuk tetap mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih.

Do'a yang sangat luar biasa ini dilantnkan oleh seorang Nabi yang kaya raya dan shalih. Ia adalah Nabi Sulaiman alaihissalam. Do'a ini dapat kita baca dalam Al-Qur'an Surat An-Naml [27] Ayat (19). Sangat baik bila dibiasakan membacanya. 

رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ 
رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Ya Tuhan Kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan-Mu dan peliharalah mereka dari siksa neraka Jahim.
Ya Tuhanku masukanlah mereka ke dalam surha 'adn yang telah engkau janjikan kepada mereka, dan orang-orang shalih di anatara nenek-moyang mereka, istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua,  sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Dan peliharalah mereka dari keburukan. Barang siapa yang Engkau jaga dari keburukan pada hari itu sungguh telah engkau anugerahkan rahmat  kepadanya, dan itulah kemenangan yang besar.

Do'a yang sangat panjang ini adalah do'a para malaikat yang mendo'akan orang-orang beriman dan beramal shalih. Sangat baik bila kita membacakan do'a ini. Bacaan do'a ini ada dalam Al-Qur'an Surat Al-Mu'min [40] Ayat (7-9).

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
 Ya Tuhanku Berilah aku ilham agar dapat mensyukuri nikmay-Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku, dan ibu bapakku, dan untuk tetap mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai, Perbaikilah aku dan keturunanku, aku bertaubat kepada-Mu, dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

Do'a ini adalah do'a anak shalih yang mendo'akan dirinya, ibu bapaknya, dan keturunannya. Sangat baik untuk terus dibaca secara kontinyu. Bacaan do'a ini ada pada al-Qur'an Surat Al-ahqaf [46]Ayat (15).

رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
 Ya Tuhanku, sayangilah mereka berdua seperti mereka mendidikku saat aku masih kecil.

Do'a ini sangat luar biasa. Singkat tapi sangta mengesankan. Sambil kita menghapalkan dan terus membaca do'a-do'a yang panjang itu tadi kita juga berupaya terus tidak malas berdo'a dengan menggunakan redaksi bacaan do'a ini. Do'a di atas ada dalam Al-Qur.an Surat Al-Isra [17] Ayat ke (24).

 Demikian lah yang bisa kami haturkan. Mari kita tambahkan kasih sayang kita dalam bentuk do'a-do'a terbaik sebagaimana yang dibacakan oleh para nabi, malaikat, dan orang-orang shalih sebagaimana yang telah Allah kabarkan kepada kita dalam firman-firmannya.

Baarakallahu lii walakum walisaairil muslimin. Amiin    

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.