Mungkin Semua Orang Tidak Berniat Menipu

Mungkin Semua Orang Tidak Berniat Menipu - Catatan sederhana ini bersumber dari obrolan tentang dunia bisnis. Seorang pengusaha bercerita tentang ini pada saya. Maka buru-buru saya catat sebelum semuanya menguap di udara. Barangkali berguna juga bagi sahabat sekalian silahkan sharing dan kirim komentarnya.

Dalam dunia bisnis dua kondisi untung dan rugi akan selalu ada. Dalam taraf tertentu spekulasi sering dilakukan. Namun perencanaan, strategi, dan estimsi sering kali meleset. Di duga pasar akan antusias menyambut produk yang diluncurkan namun buktinya tidak.

Mungkin Semua Orang Tidak Berniat Menipu
Mungkin Semua Orang Tidak Berniat Menipu

Kita sering mendengar kisah perusahaan raksasa yang cabangnya menggurita dan ada di berbagai belahan dunia hancur seketika dalam hitungan detik. Mungkin bila dianalisis berbagai faktor yang menyebabkannya bisa diajukan.

Mungkin salah memperkirakan pangsa pasar. Bisa juga keliru dalam menangkap gejala pertumbuhan sentimen pasar. Bisa juga faktor lain misalnya adanya metode dari kompetitor dalam pemasaran sehingga penjualan tidak maksimal.

Kembali ke judul

Judul itu bisa dibilang merupakan kesimpulan dari hasil merenung yang dalam. Berdasarkan pengalaman orang yang mengatakannya, terkadang orang yang dituduh menipu sebenarnya bukan penipu dan sama sekali tidak ada niat jahat sama sekali.

Namun tetap ia dituduh sebagai penipu karena usaha yang dijalankannya dengan menggunakan modal orang lain tidak baik pertumbuhannya, untungnya sedikit, merugi, bahkan ia kena tipu orang lain.

Benar sekali, kejahatan terkadang terjadi bukan karena ada niat pelakunya untyuk melakukan kejahatan itu namun juga karena ada kesempatan.

Selain itu bisa juga ia sebenarnya tidak berbuat kejahatan sedikit pun namun karena bisnis yang dipegangnya gagal jadilah ia terpojok pada situasi sulit. Makla salah memilih bisnis bisa menjadikan seseorang menyandang label penipu meskipun bukan penipu bahkan ia kena tipu.

Maka dari sini ada beberapa pelajaran dalam berbisnis berhubungan dengan tema ini;
Pertama, Berbisnis lah pada bidang yang difahami, dan dapat dijalankan dengan kemampuan kita. Jangan memilih bisnis yang masih abu-abu tentang banyak hal tentangnya.

Kedua, jangan menempatkan posisi kita pada tempat tertuduh. Maka di awal harus jelas deal-dealannya, surat-surat, dokumen, hitam di atas putihnya. Jangan sampai hanya karena berbisnis dengan kawan atau saudara sendiri kita lupa mencatat dan menentukan deal yang disetujui kedua belah ihak secara tertulis dalam dokumen MoU maupun perjanjian lainnya.

Mungkin Semua Orang Tidak Berniat Menipu pernah terjadi pada yang mengatakan ungkapan ini. Ia menyandang label penipu hanya karena itu tadi, salah memilih usaha hingga gagal, dan modal orang lain tidak mencapai target pertumbuhan investasi sebagai mana pada pembicaraan awal.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.