Inilah yang Harus Disiapkan Menghadapi Ujian

Inilah yang Harus Disiapkan Menghadapi Ujian - Yang dimaksud lebih luas dari ujian sekolah atau kuliah. Ini soal ujian hidup dan kematian. Hidup kita bukan bebas sebebas-bebasnya tanpa ujian, cobaan, dan rintangan.

Sikap yang benar dalam menghadapi itu semua akan mendatangkan kedewasaan, kematangan berfikir, dan kebijaksanaan. Salah dalam menyikapi ini akan membuat kita stres, artinya hidup kita merasa tertekan, penuh beban dan hidup terasa sempit, padahal dunia, bumi, karunia, dan rahmat Tuhan begitu luas. Kenapa terasa sempit berarti kita yang membuatnya sempit untuk kita bukan untuk orang lain.

Ujian
Inilah yang Harus Disiapkan Menghadapi Ujian



Tolong periksa tulisan saya yang ini, dan yang ini, serta yang ini. Terima Kasih


Cara terbaik untuk bersiap menghadapi ujian adalah dengan bersiap. Tidak ada cara lain. Yang lain-lain nanti nyusul. Yang pertama harus disiapkan adalah siapkan mental baja. Kita sudah yahu kita tidak akan dibiarkan melenggang hidup di dunia hanya dengan tersenyum, tertawa, bernyanyi, dan menari.

Orang yang siap punya tanda-tandanya.
Seperti fokus. Ia akan memusatkan matanya pada pergerakan apa pun yang akan menyerangnya dari berbagai penjuru. Pendengaran pun ia pasang baik-baik Mata dan telinga ia buka lebar-lebar.

Orang yang siap bertarung akan memasang kuda-kuda yang paling kokoh. Sebisa mungkin sikap tubuh tepat pada posisi yang membuatnya nyaman untuk bertahan dan menyerang balik. Kepala, dada, tangan, punggung, dan kaki berada dalam posisi siap.

Selanjutnya, tentu sebelumnya, orang yang akan diuji atau naik toingkat akan mempersiapkan jurus-jurus paling ampuh untuk membendung serangan lawan, membangun serangan, dan menaklukan lawan. Bahkan ia siapkan jurus pamungkas.

Ia fokus dengan jurus yang paling hebat. Kata Bruce Lee " .... saya tidak takut bertarung dengan orang yuang memiliki seribu jurus, namun saya takut dengan orang yang punya satu jurus namun ia melatihnya seribu kali ..." Kurang lebih begitu.

Orang yang siap harus memperhatikan langkah dan pijakannya. Salah melangkah berarti mala petaka. Dan bila salah pijakan berarti celaka. Satu langkah yang salah akan membuatnya berada di belakang musuhnya yang telah berlari cepat sekali meninggalkannya di belakang dan ia menohok ulu hatinya dengan telak. Dan bila salah pijakan akan membat kemungkinan jatuh karena kesalahan sendiri menjadi lebih besar. Terkadang lawan menang bukan karena ia sangat hebat dan digdaya, namun seringnya kita melakukan kesalahan sendiri hingga memukul muka sendiri dan memasukan bola ke gawang sendiri.

Bersiap lah untuk menghadapi kejutan-kejutan paling mutakhir dalam hidup kita.
Please sahare ...

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.